KUTIM – Semangat kebersamaan dan komitmen kolektif kembali ditekankan Bupati Kutai Timur dalam sebuah momentum bersama di Sangatta.
Di hadapan jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat, ia menegaskan bahwa arah pembangunan Kutim harus berpegang pada visi bersama yang telah dicanangkan.
Dengan penuh optimisme, Bupati membuka sambutannya dengan ajakan partisipatif kepada seluruh masyarakat.
“Alhamdulillah, kita berharap bersama-sama membangun Kutim, karena visi kita adalah Kutim tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Ini luar biasa,” ujarnya, Kamis 13 November 2025.
Ia menekankan bahwa tiga pilar tersebut bukan sekadar slogan, melainkan prinsip operasional yang harus diterapkan dalam setiap kebijakan dan tindakan pembangunan.
Keyakinannya terhadap masa depan Kutim didasarkan pada kekayaan dan keberagaman yang dimiliki daerah itu.
“Kita mengambil tiga kata itu bukan tanpa alasan. Kita punya semuanya di Kutai Timur ini, makanya saya katakan bahwa Kutim ini Magic Land atau tanah ajaib,” tegasnya.
Istilah Magic Land dipilih untuk menggambarkan kelengkapan potensi Kutim dari sumber daya alam pertambangan, sektor pertanian dan perkebunan, hingga potensi pariwisata dan kelautan yang masih sangat luas.
Namun, menurut Bupati, keajaiban Kutim tidak hanya terletak pada kekayaan alamnya. Kekuatan sosial budaya, keberagaman suku, serta hidupnya semangat gotong royong masyarakat menjadi modal sosial yang memperkuat ketangguhan daerah.
Ketangguhan tersebut ia definisikan sebagai kemampuan menghadapi berbagai tantangan pembangunan; sementara kemandirian berarti kemampuan mengelola potensi tanpa ketergantungan berlebih pada pihak luar.
Adapun daya saing menuntut inovasi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar Kutim mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Bupati menegaskan bahwa seluruh potensi tersebut harus digarap melalui kolaborasi dan keselarasan langkah. Ia menutup pernyataannya dengan ajakan untuk melihat ke depan secara lebih visioner.
“Ini bukan hanya soal seremonial, tetapi refleksi untuk melangkah lebih maju menuju Kutim yang sejahtera dan berkelanjutan,” tutupnya. (ADV)

















