BONTANG – Sebuah kapal dilaporkan hanyut di perairan Kota Bontang.
Kejadian terjadi Rabu, 7 Januari 2026 malam. Kapal diketahui putus ikatan saat hujan badai. Mesin kapal juga mengalami kerusakan.
“Talinya putus, mesinnya rusak,” kata Dandi, nakhoda kapal.
Kapal sebelumnya terikat di bagang. Namun tidak bisa kembali karena mesin mati.
Di dalam kapal terdapat satu orang ABK. Identitas ABK masih dikomunikasikan karena ABK baru.
“Sampai sekarang belum ada kabar kapal,” ujar pemilik kapal, H Aba (43).
Laporan diterima BPBD Kota Bontang Kamis pagi, 8 Januari 2026.
BPBD langsung melakukan koordinasi dan pencarian.
Tim bergerak menggunakan speed boat. Penyisiran dilakukan di sekitar lokasi kejadian.
“Kami masih di speed, masih pencarian,” ujarKepala BPBD Kota Bontang, Usman, Kamis (8/1) sore.
Tim menemukan satu girigen minyak di laut. Girigen diduga milik kapal yang hanyut.
“Sudah kami konfirmasi ke pemilik kapal, benar milik kapal tersebut,” katanya lagi.
Namun hingga kini kapal dan ABK belum ditemukan. Pencarian masih terus dilanjutkan.
“Upaya pencarian masih berjalan,” pungkasbya.
Diketahui, BPBD mengimbau masyarakat dan nelayan tetap waspada. Cuaca buruk masih berpotensi terjadi. (*/Ayb)

















