SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) ikut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Organisasi se-Kalimantan Timur yang digelar di Samarinda, Selasa (4/11/2025). beberapa waktu lalu.
Kegiatan tahunan ini menjadi momentum bagi kabupaten/kota di Kaltim untuk memperkuat kerja sama, berbagi praktik baik, serta menyusun strategi percepatan reformasi birokrasi di daerah.
Kepala Bagian Organisasi Setkab Kutim, Erwin, mengatakan rakor merupakan agenda rutin Pemprov Kaltim yang bergilir setiap tahunnya di kabupaten/kota berbeda. “Tahun ini Samarinda yang menjadi tuan rumah. Untuk tahun depan, rencananya Bontang yang akan menyelenggarakan. Kami hadir membawa berbagai isu strategis yang menjadi fokus pemerintah daerah,” ujarnya.
Salah satu topik penting yang dibahas dalam rakor adalah penguatan efisiensi anggaran birokrasi, termasuk upaya menekan belanja pegawai di tengah kondisi fiskal yang menuntut penghematan.
Masalah penyelarasan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) antardaerah yang belum seragam juga menjadi perhatian peserta.
Erwin menegaskan, rakor bukan sekadar seremonial, melainkan ruang bagi kabupaten/kota menyampaikan permasalahan nyata di lapangan sekaligus merumuskan solusi bersama.
“Setiap daerah memiliki isu dan gagasan berbeda. Lewat forum ini, kita bisa menemukan titik temu dan memperkuat sinergi. Dengan kolaborasi yang lebih erat, implementasi reformasi birokrasi di Kaltim akan lebih terarah dan harmonis,” tuturnya.
Seluruh hasil diskusi dan masukan peserta rakor akan dirangkum menjadi rekomendasi bersama.
Dokumen tersebut akan diserahkan ke Kementerian PAN-RB sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan nasional terkait kelembagaan dan penguatan ASN. (ADV)

















