BONTANG – Penyelenggaraan Aksi Bergizi tahun 2025 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang mendapatkan apresiasi dari sejumlah peserta didik dan pendamping sekolah di Kota Taman.

Aksi Bergizi sendiri merupakan program program kegiatan yang dilakukan di lingkungan satuan pendidikan.

Kegiatan dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang serta kesehatan peserta didik.

Kegiatan ini berhasil menyertakan partisipasi 50 sekolah di Bontang dengan jumlah peserta mencapai 200 siswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan aksi tersebut.
Peserta dari SMK IT Bani Abdurahman Bontang Barat, Andika Yudistira menyampaikan perlunya generasi baru Kota Taman mengikuti kegiatan aksi bergizi.
“Aksi ini menjadi inspirasi bagi remaja untuk memperhatikan kesehatannya,” ungkapnya dalam kegiatan aksi bergizi 2025 di KPI Sport Centre, Selasa, 25 November 2025.
Andika Yudistira menjelaskan banyaknya kalangan remaja saat ini yang cenderung abaik terhadap pola hidupnya.
Terlebih pola hidup itu dipengaruhi dan dibentuk oleh sosial media dan pergaulan bebas.
Ia menambahkan banyaknya kebiasaan hidup dalam lingkungan pergaulan remaja yang kurang sehat bahkan menjerumuskan ke dalam bahaya, seperti penggunaan narkotika dan seks bebas.
“Aksi kegiatan ini penting sekali untuk menghadapi pergaulan di zaman yanh bebas,” ujarnya.
Pergaulan yang bebas di tengah keterbukaan zaman membuat remaja Bontang diperhadapkan dengan resiko kesehatan yang terancam memburuk
Menurutnya, aksi kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran untuk peserta didik. Kesadaran yang menjadi dasar peserta didik memperhatikan kesehatannya masing-masing.
Andika Yudistira menyampaikan harapannya agar kegiatan aksi bergizi dilakukan secara masif ke seluruh sekolah yang ada du Kota Taman.
“Kalo bisa Dinkes Bontang mendatangi sekolah-sekolah yang ada di Bontang agar kesadaran tentang hidup sehat bisa tersebar luas ke peserta didik yang ada di Bontang,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bontang, Bahtiar Mabe, menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengkampanyekan kebiasaan baik, sarapan sehat, beraktifitas fisik yang teratur dan terukur.
Ia menambahkan target lainnya diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan literasi remaja mengenai perilaku hidup sehat serta menjauhi narkoba.
“Outputnya dari kegiatan ini tentu saja, kondisi kesehatan remaja Bontang semakin baik,” imbuhnya, Selasa, 25 November 2025. (ADV)

















