SAMARINDA – Suasana di Kelurahan Bugis sempat menghangat setelah muncul laporan dugaan intimidasi antarwarga.
Kekhawatiran konflik meluas mulai terasa di masyarakat, hingga akhirnya Bhabinkamtibmas Kelurahan Bugis, Bripka Dede Sumarna, bergerak cepat untuk menenangkan situasi.
Mediasi digelar pada Selasa (9/12/2025) di Mako Polsek Samarinda Kota. Dua warga yang berseteru dipertemukan, masing-masing membawa keresahan dan emosi yang sempat menumpuk.
Awalnya suasana berjalan kaku, namun perlahan mencair saat Bripka Dede membuka ruang bicara yang damai dan terarah.
“Kami tidak ingin persoalan kecil menjadi bara yang membakar hubungan antarwarga. Tugas kami memastikan semuanya kembali adem,” ujar Bripka Dede saat memimpin mediasi.
Setelah dialog panjang, Pihak I akhirnya mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Momen itu menjadi titik meredanya ketegangan di ruangan mediasi. Pihak II pun menerima permintaan maaf tersebut.
“Yang saya butuhkan hanya kejelasan dan itikad baik. Kalau sudah saling mengerti, saya juga tidak ingin masalah ini semakin besar,” ungkapnya.
Kesepakatan damai kemudian dituliskan dalam surat pernyataan bersama.
Di dalamnya, Pihak I menyatakan komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya serta siap menghadapi proses hukum jika kejadian serupa terulang.
“Dialog adalah kunci menjaga keharmonisan masyarakat,” pungkasnya. (*/Red)

















