SAMARINDA – Warga berinisial OP (28), diamankan polisi diduga melakukan tindak pidana penggelapan uang senilai Rp.25 juta.
Hal ini diungkapan, Kepala Polresta Samarinda Komisaris Besar Polisi Hendri Umar dalam keterangannya mengatakan terduga seorang mahasiswa asal Jl. KH. Ahmad Dahlan Samarinda.
Kemudian, tersangka yang saat itu bekerja sebagai sales dealer NSS, menawarkan jasa pengurusan pembelian atas nama istri pelapor.
Setelah menyepakati proses inden, pelapor mentransfer uang secara bertahap kepada tersangka, yakni Rp5 juta pada 7 September 2024, disusul Rp17 juta pada 4 Oktober 2024, dan kemudian Rp3 juta untuk melengkapi total pembayaran sebesar Rp25 juta.
Namun, setelah beberapa bulan, pelapor merasa curiga karena motor yang dijanjikan tidak kunjung diterima.
Saat dikonfirmasi ke dealer, diketahui bahwa motor tersebut tidak pernah didaftarkan dalam sistem inden, dan tersangka juga diketahui telah mengundurkan diri dari tempat kerjanya.
Pada 13 Januari 2025, pelapor mendapati nomor ponsel tersangka sudah tidak aktif dan upaya untuk menemui tersangka di rumahnya pun tidak membuahkan hasil.
Orang tua tersangka menyampaikan bahwa yang bersangkutan telah lama tidak pulang. Atas dasar tersebut, pelapor merasa dirugikan dan melapor ke Polresta Samarinda.
“Tim kami langsung bergerak mencari keberadaan terduga,” ungkapnya dalam keterangan, Jumat 1 Agustus 2025.
Kata dia, pihak personel Unit Jatanras Polresta Samarinda melakukan penyelidikan intensif.
Hasilnya, pada Kamis malam, 31 Juli 2025 sekitar pukul 23.00 WITA, petugas berhasil melacak keberadaan tersangka yang sedang berada di Jl. Arjuna Gang 2, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu.
“Tanpa perlawanan, tersangka langsung diamankan dan dibawa ke Polresta Samarinda untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.
Dalam kasus ini, Petugas turut mengamankan dua eksemplar dokumen bukti transfer sebagai barang bukti.
“Saat ini tersangka tengah menjalani pemeriksaan intensif dan penyidik tengah melengkapi administrasi penyidikan untuk tahap berikutnya,” pungkasnya. (*/Red)