Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

by Redaksi Cuitan Kaltim
Juli 13, 2025
in Opini, Umum
2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Share on Facebook

OPINI – Dalam dunia jurnalisme, tulisan feature adalah salah satu genre yang mampu membawa pembaca ke dalam dunia penuh kisah, emosi, dan detail yang memikat.

Berbeda dari berita langsung yang cenderung kaku dan berorientasi pada fakta murni, tulisan feature mengutamakan narasi yang mendalam, memadukan fakta dengan gaya bercerita yang memukau.

Dua nama besar yang sering dijadikan inspirasi dalam penulisan feature di Indonesia adalah Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi.

Keduanya memiliki gaya yang khas dan memikat, menjadikan karya mereka relevan untuk dipelajari oleh para penulis masa kini.

Pramoedya Ananta Toer adalah salah satu sastrawan terbesar Indonesia. Meski lebih dikenal sebagai novelis, Pramoedya juga banyak menulis artikel, esai, dan karya jurnalistik yang memuat elemen-elemen feature.

Dalam karya-karyanya, Pramoedya menunjukkan bahwa sebuah tulisan tidak hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga menyentuh hati pembaca.

Salah satu kekuatan Pramoedya adalah kemampuannya dalam menggambarkan detail dengan sangat hidup.

Ia tidak hanya menceritakan fakta, tetapi juga menggambarkan latar, karakter, dan suasana sehingga pembaca merasa seolah-olah berada di dalam cerita.

Misalnya, dalam tetralogi “Bumi Manusia”, ia mampu membawa pembaca menyelami kehidupan Hindia Belanda abad ke-20, lengkap dengan ketidakadilan sosial, perbedaan budaya, dan pergolakan emosional tokohnya.

Berbeda dengan Pramoedya yang serius dan mendalam, Mahbub Djunaidi dikenal dengan gaya menulis yang jenaka dan santai.

Seorang jurnalis, sastrawan, sekaligus kolumnis, Mahbub sering menggunakan humor untuk menyampaikan kritik sosial.

Gaya ini membuat tulisannya tidak hanya informatif tetapi juga menghibur, menjadikannya bacaan yang mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Dalam tulisan feature, humor seperti yang digunakan Mahbub bisa menjadi alat yang sangat efektif. Misalnya, ketika menulis tentang topik yang berat seperti politik atau kemiskinan, humor dapat digunakan untuk mencairkan suasana tanpa mengurangi esensi pesan yang ingin disampaikan.

Humor juga dapat membuat pembaca merasa lebih dekat dengan penulis, menciptakan hubungan yang lebih personal dan akrab.

Salah satu contoh penggunaan humor dalam feature adalah ketika Mahbub menulis tentang kehidupan sehari-hari rakyat kecil.

Ia tidak hanya menggambarkan kesulitan yang mereka alami, tetapi juga menyisipkan anekdot-anekdot lucu yang menunjukkan semangat mereka dalam menghadapi tantangan.

Pendekatan ini membuat tulisannya terasa lebih manusiawi dan inspiratif.

Dalam menulis feature, seorang penulis tidak perlu memilih antara gaya Pramoedya atau Mahbub. Justru, menggabungkan kekuatan keduanya dapat menghasilkan tulisan yang lebih kaya dan memikat.

Bayangkan sebuah tulisan feature yang menggambarkan kehidupan nelayan tradisional di Indonesia.

Dari Pramoedya, penulis dapat belajar cara menggambarkan suasana: deru ombak, warna langit saat matahari terbenam, hingga aroma asin laut. Dari Mahbub, penulis dapat menyisipkan humor dan kehangatan, misalnya cerita lucu tentang seorang nelayan yang kehilangan sandal di laut.

Gabungan ini akan menghasilkan tulisan yang tidak hanya informatif, tetapi juga menyentuh hati dan menghibur.

Pembaca tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga pengalaman emosional yang mendalam.

Menulis feature adalah seni menyampaikan fakta dengan cara yang memikat. Dari Pramoedya Ananta Toer, kita belajar pentingnya deskripsi mendalam dan narasi yang menggugah.

Dari Mahbub Djunaidi, kita belajar menggunakan humor untuk menciptakan tulisan yang ringan dan akrab. Dengan menggabungkan kedua gaya ini, seorang penulis dapat menciptakan karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga penuh warna dan emosi.

Dalam dunia yang semakin dipenuhi informasi, kemampuan menulis feature yang menarik menjadi semakin penting. Pembaca tidak hanya mencari informasi, tetapi juga pengalaman membaca yang menyenangkan.

Dengan belajar dari para maestro seperti Pramoedya dan Mahbub, kita dapat mengembangkan kemampuan menulis yang mampu menyentuh hati dan menginspirasi.

Feature bukan sekadar tulisan, melainkan jendela untuk memahami kehidupan dari perspektif yang lebih dalam dan penuh makna. (***)

Penulis: Wahdi

Post Views: 1,920
Tags: Belajar MenulisFeatureMahbub DjunaidiPramoedya Ananta Toer
Share14Send

Related Posts

Ilustrasi karya Pramoedya Ananta Toer (Foto Ist)

Tetralogi Buruh Karya Pramoedya Ananta Toer

by Redaksi Cuitan Kaltim
Desember 17, 2024
0
108

OPINI - Tetralogi Buruh adalah salah satu karya monumental Pramoedya Ananta Toer yang terdiri dari empat novel, yaitu Bumi Manusia,...

Next Post
Muhammad Aprio Darma Putra Terpilih Secara Aklamasi Pada Musyawarah KNPI Kecamatan Bengalon periode 2025-2028.

Muhammad Aprio Darma Putra Terpilih Aklamasi Muscam KNPI Kecamatan Bengalon

Comments 2

  1. Rizal Gazuli says:
    6 bulan ago

    saya juga adalah penggemar Mahbub Djunaidi dan Pram, sama gemarnya membaca Goenawan Moehammad dan Emha Nadjib dan yang hampir sekelas dengan mereka berempat. Sangat disayangkan indonesia belum lagi melahirkan penulis sekaliber meraka yang sudah meninggal dunia. Membaca tulisan tulisan mereka seperti tercerahkan kembali ketika hidup sudah monoton dan tidak aja ingin mengatakan mendekati seperti robot.Seberat apapun isi tema tulisan membacanya ringan dan lalu kita tersedot , tenggelam dalam tulisan tulisan yang renyah dan menarik.

    Balas
    • Redaksi Cuitan Kaltim says:
      6 bulan ago

      Kita butuh pemuda yang gemar seperti almarhum. Lahul fatiha untuk keduanya

      Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Para penumpang KM Egon beberapa hari lalu

    Jadwal Kapal Pelni dari Bontang Akhir Januari hingga Februari 2026

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Kasus Sultan UMKM Bontang Ramai Dibicarakan, Ini Penjelasan Polres

    43 shares
    Share 17 Tweet 11
  • Bayi Sehari Ditinggal di Rumah Kosong di Kutim, Ini Kata Polisi

    40 shares
    Share 16 Tweet 10
  • Digerebek Malam Hari di Berbas Pantai Bontang, Polisi Temukan Ini dari Pria 38 Tahun

    38 shares
    Share 15 Tweet 10
  • Cek Jadwal Kapal Pelabuhan Loktuan Bontang Januari 2026

    292 shares
    Share 117 Tweet 73
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

Maret 11, 2025
Konfirensi pers orang tua korban di dampingi kuasa hukum (Ist)

Fakta Kematian Tahanan Lapas, Ini Keterangan Kuasa Hukum Korban

Maret 13, 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

November 8, 2024
MK Tolak Gugatan Kota Bontang soal Dusun Sidrap, Kades Martadinata Imbau Warga Jaga Kondusivitas

MK Tolak Gugatan Kota Bontang soal Dusun Sidrap, Kades Martadinata Imbau Warga Jaga Kondusivitas

September 17, 2025
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Syafruddin kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Tanfidz DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur periode 2026 - 2031

Syafruddin Terpilih Kembali Ketua PKB Kaltim, Ini Pesan Singkatnya

Januari 24, 2026
Kondisi rumah usai terbakar di Kukar

Satu Rumah di Kukar Ludes Terbakar, Ini Besaran Kerugiannya

Januari 24, 2026
Bayi ditemukan rumah kosong, Polsek Kaliorang pasang garis polisi

Bayi Sehari Ditinggal di Rumah Kosong di Kutim, Ini Kata Polisi

Januari 23, 2026
Seorang perempuan diduga pengedar narkotika diamankan Satresnarkoba Polres Kutim di Kecamatan Kongbeng bersama barang bukti. (Dok. Polres Kutim)

IRT di Kongbeng Kutim Ditangkap, 79 Gram Narkotika Disita

Januari 23, 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang