Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » 59 Remaja Hamil dalam Lima Bulan Jadi Alarm Keras, Bontang Tak Bisa Lagi Berlindung di Balik Predikat Kota Layak Anak

59 Remaja Hamil dalam Lima Bulan Jadi Alarm Keras, Bontang Tak Bisa Lagi Berlindung di Balik Predikat Kota Layak Anak

by Redaksi Cuitan Kaltim
8 Juli 2026
in Bontang, Umum
0
Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib.

Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib. (Dok: Cuitan)

Share on Facebook

BONTANG, CUITANKALTIM.COM – Lonjakan kasus kehamilan remaja di Kota Bontang menuai sorotan tajam dari Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib.

Berdasarkan data yang dihimpun dari praktik dokter spesialis kandungan dr. Pakhruzzabadi, Sp.OG, tercatat 59 remaja hamil sepanjang Januari hingga Mei 2026, termasuk korban termuda berusia 12 tahun.

Bagi Sahib, angka tersebut merupakan alarm keras yang tidak boleh lagi dipandang sebagai persoalan biasa. Ia menilai kondisi itu bertolak belakang dengan predikat Bontang sebagai Kota Layak Anak.

“Ini sudah darurat. Kita tidak bisa lagi berlindung di balik predikat Kota Layak Anak kalau kenyataannya puluhan anak justru hamil di usia remaja. Pemerintah harus mengakui kondisi ini dan segera bertindak,” tegasnya, Rabu  (8/7/2026).

Data yang dipublikasikan juga menunjukkan dampak serius dari kehamilan usia anak. Dalam satu bulan terakhir, tercatat enam ibu berusia anak melahirkan.

Dua bayi lahir selamat, sedangkan dua lainnya meninggal dunia akibat berat badan lahir sangat rendah. Selain itu, empat kasus kehamilan diketahui setelah korban masuk IGD dengan keluhan nyeri hebat dan perdarahan.

Kasus yang pernah ditangani juga mencatat korban termuda berusia 12 tahun akibat persetubuhan, bahkan terdapat dugaan pencabulan terhadap anak usia 4 hingga 5 tahun yang diduga dilakukan ayah kandung.

Menurut Sahib, persoalan tersebut tidak bisa dibebankan kepada satu instansi. Pemerintah daerah, sekolah, orang tua, tokoh agama, dan masyarakat harus bergerak bersama agar angka kehamilan anak tidak terus meningkat.

“Jangan saling menyalahkan. Yang harus dilakukan sekarang adalah memperkuat pencegahan. Orang tua harus lebih mengawasi anaknya, sementara pemerintah wajib hadir melalui edukasi yang masif,” ujarnya.

Dia mendesak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama dinas terkait rutin memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada pelajar SMP dan SMA. Bahkan, ia mengusulkan materi pendidikan seksual diberikan secara terstruktur di lingkungan sekolah.

“Minimal sebulan sekali harus ada sosialisasi di sekolah. Kalau memang diperlukan, pendidikan seksual harus mulai diberikan sesuai usia agar anak-anak memahami risiko dan konsekuensinya,” katanya.

Selain itu, Sahib meminta Pemkot Bontang tidak hanya mengandalkan data dari satu fasilitas kesehatan. Menurutnya, pemerintah harus menghimpun data dari seluruh rumah sakit, puskesmas, dan klinik untuk mengetahui pola penyebab kehamilan remaja.

“Kalau pemerintah punya data yang lengkap, kita bisa petakan wilayah mana yang paling tinggi, kelompok usia yang paling rentan, hingga faktor penyebabnya. Dari situ baru dibuat kebijakan yang tepat. Jangan sampai penanganannya salah sasaran karena tidak memiliki basis data,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kehamilan usia anak bukan hanya berdampak pada putus sekolah, tetapi juga meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi, persalinan prematur, anemia, hingga stunting akibat berat badan lahir rendah.

“Ini menyangkut masa depan generasi Bontang. Kalau tidak ditangani secara serius mulai sekarang, dampaknya akan jauh lebih besar di kemudian hari,” pungkasnya. (*/Niwil)

Post Views: 232
Tags: BontangKasus Kehamilan
Share13Send

Related Posts

Terlihat terduga pelaku diamankan warga karna mencuri mangga

Warga Bontang Pergoki Dua Pria Panen Mangga Diam-Diam, Satu Berhasil Kabur

by Redaksi Cuitan Kaltim
22 Juni 2026
0
127

BONTANG, CUITANKALTIM.COM - Seorang pria diduga melakukan pencurian buah mangga di kawasan Gang Gamelan, Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang, diamankan...

Kondisi Truk Muat Minyak Goreng Curah Terperosok di Parit Tanjakan Stitek Bontang,

Truk Muat Minyak Goreng Curah Terperosok di Parit Tanjakan Stitek Bontang, Muatan Tumpah hingga Dibagikan ke Warga

by Redaksi Cuitan Kaltim
17 Juni 2026
0
145

BONTANG, CUITANKALTIM.COM - Sebuah truk pengangkut minyak goreng curah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan tanjakan Stitek, Kota Bontang, Rabu (17/6/2026)...

Sosialisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kelurahan Gunung Telihan

Ketua RT Gunung Telihan Bontang Dapat Target Khusus, Fokus Stunting dan Sampah

by Redaksi Cuitan Kaltim
9 Juni 2026
0
139

BONTANG - Ketua RT di Kelurahan Gunung Telihan kini tak hanya bertugas mengurus administrasi warga. Mulai tahun 2026, mereka juga...

Next Post
Tim Penyidik Pidsus Kejati Kaltim menggeledah Kantor Disdikbud Kukar

Diduga Korupsi TPP Guru 2020–2025, Kantor Disdikbud Kukar Digeledah Kejati Kaltim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Jadwal Kapal Laut bulan Juli 2026

    Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    525 shares
    Share 210 Tweet 131
  • PLN Lakukan Pemadaman Terbatas di Sejumlah Wilayah Bontang Malam Ini

    83 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Gasak Kabel Tembaga PLN, Dua Pemuda Kutim Dibekuk Polisi, Diduga Beraksi di Enam Lokasi

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Sepekan Mengabdi di Bontang Kuala, Mahasiswa TBI UINSI Samarinda Hadirkan Edukasi hingga Pagelaran Seni

    75 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Ayah Tiri di Kutim Diduga Setubuhi Anak Sambung Sejak Usia 9 Tahun, Korban Alami Trauma Berat

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Kantor DPMPTSP Bontang

DPMPTSP Perkuat Pelayanan yang Ramah Bagi Kelompok Rentan

9 Juli 2026
Lokasi Kantor DPMPTSP Bontang

Penerbitan Izin Non-berusaha, DPMPTSP Libatkan OPD Teknis

8 Juli 2026
Kondisi pelayanan di Kantor DPMPTSP Bontang

DPMPTSP Bontang Apresiasi Langkah Manejemen Kopi Kenangan Dalam Penyediaan Lahan Parkir

8 Juli 2026
Kantor DPMPTSP Bontang

ASN Yang Berintegritas! Ini Penjelasan DPMPTSP Bontang

8 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang