Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
Home Kesehatan

Kemenkes Patahkan Stigma, Pemerintah Gratiskan Obat Kusta dan Santuni Pasien!

by Redaksi Cuitan Kaltim
Juli 25, 2025
in Kesehatan, Nasional, Umum
0
Ilustrasi Orang Terkena Penyakit Kusta

Ilustrasi Orang Terkena Penyakit Kusta. (Ist)

18
SHARES
41
VIEWS
Share on Facebook

JAKARTA – Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan penyakit kusta bukanlah kutukan atau aib sosial.

Dia menekankan kusta dapat disembuhkan secara total bila dideteksi dan ditangani sejak dini.

Sayangnya, stigma sosial yang masih kuat membuat banyak penderita enggan melapor dan memilih bungkam, hingga akhirnya terlambat mendapat pengobatan.

“Kusta itu bisa disembuhkan. Obatnya ada dan gratis. Tapi karena takut diejek, dikira kena kutukan, akhirnya orang enggan lapor. Akibatnya terlambat ditemukan, menular, bahkan bisa sebabkan disabilitas,” ujar Menkes Budi saat kunjungan kerja ke Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dikutip dari situs resmi Kemenkes RI, Jumat (25/7/2025).

Budi menjelaskan penyakit kusta justru tidak mudah menular seperti COVID-19. Penularannya membutuhkan kontak fisik yang erat dan berkepanjangan.

Bahkan, penderita kusta yang sudah dalam masa pengobatan dapat berinteraksi secara aman dengan orang lain.

“Kalau COVID-19 ngobrol sebentar bisa nular. Kusta beda, butuh kontak lama. Asal sedang diobati, aman berinteraksi,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya deteksi dini agar pengobatan lebih efektif dan risiko disabilitas bisa dicegah. Pemerintah menyediakan obat kombinasi secara gratis untuk masa pengobatan selama enam bulan.

“Kalau ada satu kasus ditemukan, anggota keluarganya langsung dikasih obat pencegahan satu kali minum. Itu cukup untuk memutus penularan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti keterkaitan erat antara penyakit kusta dan kemiskinan. Ia menilai bahwa pendekatan penanganan kusta tak bisa semata-mata medis, tetapi juga harus menyentuh aspek sosial dan ekonomi.

“Banyak penderita kusta berasal dari keluarga miskin. Maka kita bantu juga gizinya. Saya dan Pak Bupati siap kasih bantuan Rp1 juta per bulan, asal digunakan untuk makan sehat,” kata Dedi.

Dedi juga mengusulkan pemberian insentif bagi tenaga kesehatan yang aktif mendampingi proses pemulihan pasien kusta. “Satu nakes dampingi lima pasien. Kalau sembuh, kita kasih bonus Rp10 juta. Jangan cuma bicara pengabdian, tapi tak diberi penghargaan,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyatakan bahwa penanganan kusta telah masuk dalam prioritas pembangunan berbasis desa, termasuk perbaikan fasilitas rumah dan sanitasi.

“Kalau rumah pasien kusta tidak layak, kita bantu rehabilitasi. Kita bangun Kabupaten Bekasi dari desa,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr. Alamsyah, menambahkan bahwa stigma masih menjadi tantangan utama dalam eliminasi kusta. Banyak penderita menyembunyikan penyakitnya karena takut dijauhi oleh masyarakat.

Data terbaru per Juni 2025 menunjukkan terdapat 121 kasus baru kusta di Kabupaten Bekasi, dengan Case Detection Rate (CDR) sebesar 3,34. Sebagian besar kasus merupakan tipe Multibasiler (MB), dan termasuk enam kasus pada anak-anak yang menandakan penularan masih aktif dalam keluarga.

“Ini bukan aib. Ini saatnya ubah persepsi. Dengan dukungan lintas sektor dan komunitas internasional, Bekasi bisa jadi contoh eliminasi kusta,” ujar Alamsyah.

Program eliminasi kusta di Kabupaten Bekasi saat ini dijalankan melalui kerja sama lintas sektor, melibatkan Puskesmas, rumah sakit, klinik, kader desa, serta mitra organisasi seperti NLR (No Leprosy Relief).

“Masyarakat untuk tidak takut melapor dan segera memanfaatkan layanan pengobatan yang telah tersedia secara gratis,” pesanya. (*/Wahdi)

Tags: Ade Kuswara KunangBudi Gunadi SadikinDedi MulyadiMenteri KesehatanPengobatanPenyakit Kusta
Share7Send

Related Posts

Kartu BPJS

Tak Semua Operasi Ditanggung BPJS, Ini Daftarnya agar Tak Salah Paham Saat Berobat

by Redaksi Cuitan Kaltim
Juli 15, 2025
0
36

JAKARTA - Program BPJS Kesehatan telah menjadi andalan jutaan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan kesehatan yang terjangkau. Dengan sistem jaminan...

Hoaks! Pengobatan Ida Dayak di Bontang (Foto Ist)

Hoaks! Pengobatan Ida Dayak di Bontang

by Redaksi Cuitan Kaltim
Januari 21, 2025
0
62

BONTANG - Polres Bontang membantah informasi mengenai kegiatan pengobatan tradisional Ida Dayak yang akan digelar di Kota Bontang. Informasi tersebut...

Next Post
Kader HMI Kutim Unjuk Rasa di Polres Kutim

HMI Kutim Bawa Lima Tuntutan, Tuntut Copot Kapolda Kaltara dan Usut Peredaran Narkoba di Tubuh Polri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

Maret 11, 2025
Konfirensi pers orang tua korban di dampingi kuasa hukum (Ist)

Fakta Kematian Tahanan Lapas, Ini Keterangan Kuasa Hukum Korban

Maret 13, 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

November 8, 2024
Ilustrasi panen padi

Kaltim Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional, Garap 13.973 Hektare Lahan Rawa

Juni 14, 2025
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Mobil terbakar dihalaman Gedung DPRD Kota Makassar

67 Mobil Hangus, Tiga Nyawa Melayang dalam Amuk Massa di DPRD Makassar

Agustus 30, 2025
Gedung DPRD dibakar Massa, Sumber: ist

Tiga Tewas, Lima Luka Akibat Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa

Agustus 30, 2025
Ilustrasi Rumah Anggota DPR RI Sahroni Di Tanjung Priok di Jarah Massa. (Ist)

Warga Serbu dan Jarah Rumah Anggota DPR RI Ahmad Sahroni

Agustus 30, 2025
Wali Kota Bontang Ungkap Pemasangan Jargas Dimulai pada September 2025

Wali Kota Bontang Ungkap Pemasangan Jargas Dimulai pada September 2025

Agustus 30, 2025

Popular News

  • Polda Kaltim amankan pelaku peredaran narkoba di Samarinda

    Ditresnarkoba Polda Kaltim Ungkap Peredaran Narkoba di Samarinda, Ini Sejumlah Barang Bukti

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Polres Kukar Ungkap Kronologis Dua Terduga Pelaku Pengedar Narkoba

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Kasus Guru Mengaji di Kutai Timur: 7 Anak Jadi Korban Dugaan Pelecehan Seksual, Baru 2 Melapor

    88 shares
    Share 35 Tweet 22
  • CRV Tergelincir di Turunan, Tabrak Dump Truk, Begini Keterangan Polres Kutim

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Pelaku Pengedar Narkoba di Kutim Dilimpahkan ke Kejari, Begini Harapan Kapolres

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang