SAMARINDA – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalimantan Timur Menggugat (Mahakam) menggelar aksi penolakan kebijakan kampus kelola tambang di depan kantor DPRD Kaltim, Kamis (6/2/2025).
Aksi ini merupakan respons terhadap pengesahan revisi UU Minerba yang memberikan kewenangan kepada kampus untuk mengelola konsesi pertambangan.
Menurut Andi Mauliana Muzakkir, Humas Aliansi Mahakam, kebijakan ini merupakan upaya pembungkaman terhadap institusi kampus yang selalu mengkritisi isu lingkungan yang merugikan masyarakat.
“Kami meminta wakil rakyat Kaltim mengawal tuntutan kami, dan menolak kebijakan ini,” pungkasnya.
Diketahui aksi ini belum ditanggapi DPRD Kaltim, mahasiswa berencana akan terus berlanjut hingga tuntutan massa aksi terpenuhi. (***)