KUTIM – Seorang pria asal Kota Bontang berinisial S (43) ditemukan tidak bernyawa di tepi Jalan Poros Kutim-Bontang.
Mayat itu tergeletak, tepatnya di KM 21, Desa Sangkima, Kecamatan Sangatta Selatan, pada Senin pagi, 18 Agustus 2025.
Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Bontang Kuala, tinggal di Jalan Kapten Piere Tendean, Gang Batu Sahasa, berdasarkan data identitas yang ditemukan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kutai Timur, Ipda Sasnural, menyampaikan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WITA oleh seorang warga yang sedang melintas di lokasi kejadian.
“Saksi awalnya melihat seseorang tergeletak di pinggir jalan dan merasa curiga. Lalu menghentikan kendaraannya dan mengajak satu orang lain untuk memeriksa kondisi korban,” ujar Ipda Sasnural.
Setelah dilakukan pengecekan, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Kedua saksi lantas segera melapor ke pos keamanan PT Pertamina Sangatta yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak ke tempat kejadian dan mengevakuasi korban ke RSUD Kudungga untuk dilakukan pemeriksaan medis,” jelasnya.
Hasil visum menunjukkan tidak ditemukan luka atau bekas kekerasan, baik dari benda tajam maupun tumpul.
“Tubuh korban tidak mengalami cedera eksternal. Yang terlihat justru tanda-tanda khas kematian mendadak, seperti lebam mayat pada bagian tubuh bawah,” imbuhnya.
Pihak kepolisian menduga penyebab kematian korban adalah faktor medis.
“Ada kemungkinan korban meninggal akibat serangan jantung atau kekurangan oksigen secara mendadak,” pungkasnya.
Diketahui, jenazah kini telah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk proses pemakaman. (*/Maldini)