Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Benarkah Merebus Air di Ketel Lebih dari Sekali Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Benarkah Merebus Air di Ketel Lebih dari Sekali Berbahaya? Ini Penjelasan Ilmiahnya

by Redaksi Cuitan Kaltim
20 Juli 2025
in Lifestyle, Umum
0
Ilustrasi air rebus

Ilustrasi air rebus. (Ist)

Share on Facebook

CUITANKALTIM.COM – Kekhawatiran publik soal bahaya merebus ulang air di ketel listrik terus mencuat.

Banyak yang percaya bahwa air yang dipanaskan lebih dari satu kali bisa memicu penumpukan zat berbahaya seperti arsenik.

Kemudian, nitrat, atau fluoride dan oleh karena itu, ketel sebaiknya dikosongkan setiap kali digunakan. Namun benarkah anggapan ini?

Faisal Hai, Profesor dan Kepala Sekolah Teknik Sipil, Pertambangan, Lingkungan, dan Arsitektur di University of Wollongong, Australia, menegaskan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.

Dalam tulisannya di The Conversation, ia menjelaskan bahwa merebus air beberapa kali tidak serta-merta membuatnya beracun, selama sumber air yang digunakan masih memenuhi standar air minum yang berlaku.

“Selama air yang digunakan masih sesuai dengan pedoman air minum, Anda tidak bisa benar-benar meningkatkan kadar zat berbahaya hanya dengan perebusan ulang di ketel,” ujar Faisal, Dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (20/7/2025).

Air Aman, Ketel Aman

Faisal mencontohkan air keran dari wilayah Illawarra, Australia, yang kualitasnya tergolong sangat baik, dengan kadar logam berat sangat rendah, kandungan fluorida sesuai standar kesehatan gigi, dan sifat air yang “lunak” dengan total kekerasan di bawah 40 mg/liter.

Ia menyebut, meskipun air tersebut direbus ulang beberapa kali, kandungan zat-zat di dalamnya tidak akan meningkat secara signifikan.

Bahkan bila terjadi sedikit penguapan saat air mendidih, peningkatan konsentrasi senyawa seperti fluorida atau logam berat tidak akan mendekati ambang batas berbahaya.

Untuk mencapai tingkat timbal yang membahayakan, air harus diuapkan dari 20 liter menjadi hanya satu cangkir, hal yang secara praktis tidak mungkin terjadi, apalagi mengingat ketel listrik modern otomatis mati saat air mendidih.

Tak Menyebabkan Risiko Kesehatan

Meskipun proses perebusan menyebabkan hilangnya sebagian oksigen terlarut dan senyawa organik volatil, senyawa anorganik seperti garam dan logam tetap stabil.

Konsentrasi zat tersebut memang bisa sedikit meningkat akibat penguapan, namun jauh dari level yang mengancam kesehatan.

Faisal mencontohkan, bila seseorang merebus satu liter air dengan kandungan fluorida 1 mg/liter dan menggunakannya dua kali untuk menyeduh teh, maka kandungan fluorida dalam kedua cangkir hanya berbeda sedikit—0,20 mg pada cangkir pertama dan 0,23 mg pada cangkir kedua.

“Peningkatan ini tidak signifikan dan tidak berdampak pada kesehatan,” tegasnya.

Perubahan Rasa Bisa Terjadi, Tapi Bukan Masalah Kesehatan

Jika ada yang merasa air rebusan kedua atau ketiga terasa berbeda, itu bukan karena kandungan beracun, melainkan karena hilangnya oksigen terlarut atau perubahan ringan pada mineral. Hal ini lebih terkait dengan preferensi rasa dibanding ancaman medis. (*/Wahdi)

Post Views: 304
Tags: Faisal HaiKetel ListrikMerebus AirThe Conversation
Share15Send

Related Posts

ilustrasi bermain hp di toilet

Main Ponsel di Toilet Tingkatkan Risiko Wasir hingga 46 Persen

by Redaksi Cuitan Kaltim
15 September 2025
0
78

CUITANKALTIM.COM - Banyak orang terbiasa membawa ponsel ke toilet untuk membaca berita atau sekadar berselancar di media sosial. Namun, kebiasaan...

Next Post
Ilustrasi tanaman hias rumah

Bukan Sekadar Estetika, Ini Lokasi Terbaik Menaruh Tanaman Hias Menurut Feng Shui untuk Buka Jalan Rezeki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Jadwal kapal Pelni 2026

    Jadwal Kapal Pelni dari Bontang Juni 2026, Simak Keberangkatan KM Egon dan KM Binaiya

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
  • Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

    3913 shares
    Share 1565 Tweet 978
  • Jadwal KM Egon Juni 2026 di Bontang, Catat Tanggal dan Rutenya

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Diduga Maling Alpukat di BTN PKT Bontang Ternyata Pernah Gasak Mangga di Rawa Indah

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Titik Razia Tak Tetap, Operasi Patuh Mahakam 2026 di Bontang Digelar Tanggal Ini

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Ilustrasi pencuri Alpukat

Motor Sudah Diamankan Sejak 6 Juni, Terduga Pencuri Alpukat di Bontang Masih Misterius

13 Juni 2026
Penata Perizinan Ahli Muda Bidang Kesehatan Lingkungan, DPM-PTSP Bontang, Sofyansyah

DPMPTSP Bontang Mencatat SIP Mengalami Tren Positif

12 Juni 2026
Penata Perizinan Ahli Muda DPMPTSP Bontang, Sofyansyah

DPMPTSP Bontang Ingatkan LKP, TBM, dan PKBM Segera Perpanjang Izin Operasional

12 Juni 2026
Saat Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memaparkan berbagai program unggulan

Kampung KB Bestari Wakili Bontang di Ajang Nasional, Neni Beberkan Strategi Tekan Stunting

12 Juni 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang