BONTANG – Pemkot mulai serius urus tata ruang sekolah khusus anak dari keluarga kurang mampu.
Pembahasan dipimpin langsung Wawali Bontang terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dalam proyek strategis, Kamis 5 Februari 2026.
Program ini disiapkan jadi jalur pendidikan buat bantu anak prasejahtera punya masa depan lebih baik.
“Ini bukan sekadar bangun sekolah, tapi investasi masa depan anak-anak dari keluarga yang butuh dukungan,” ujar Agus Haris.
Meski angka kemiskinan disebut menurun, pemkot ingin tekan lebih rendah lagi lewat sektor pendidikan.
“Kita ingin pendidikan jadi jalan utama memutus rantai kemiskinan di Bontang,” tambahnya.
Lahan sekitar 8 hektare sudah disiapkan. Urusan teknis dan izin ditarget beres dalam 45 hari.
Seluruh OPD diminta kerja bareng tanpa menunggu proses pusat selesai.
“Proses administrasi kita percepat, semua bergerak paralel supaya tidak ada waktu terbuang,” kata Dasuki, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot.
Data calon siswa dari keluarga kurang mampu juga lagi difinalisasi agar tepat sasaran saat sekolah mulai berjalan.
“Intinya Pemkot pun siap jemput bola ke Kemensos demi percepatan realisasi,” pungkasnya. (*/Red)

















