BONTANG – Pemerintah Kota Bontang kembali melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik enam pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.
Pelantikan dipimpin langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang secara resmi menetapkan enam pejabat eselon II B untuk mengisi sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkot Bontang.
Dalam sambutannya, Neni menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari proses penataan organisasi pemerintahan agar berjalan lebih efektif dan profesional.
Dia menyampaikan keyakinannya para pejabat yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh integritas serta berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.
“Penugasan ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Neni juga menambahkan seluruh pejabat yang dilantik telah melalui tahapan seleksi sesuai mekanisme dan regulasi perundang-undangan, sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bontang.
“Saya berharap saudara-saudari dapat bekerja dengan dedikasi, loyalitas, dan semangat pengabdian,” pesanya.
Adapun enam pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang resmi dilantik, yakni:
Muhammad Syahbirin dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Natalia Trisnawati ditetapkan sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Eko Arisandi mengisi posisi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan.
M. Taupan Kurnia resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
Andi Hasanuddin Akmal dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Eko Mashudi dipercaya memimpin Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata. (*/Red)

















