IBU KOTA NUSANTARA – Pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan kemajuan signifikan.
Hal ini terlihat saat Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mendampingi Komisi V DPR RI dalam peninjauan lapangan sejumlah proyek strategis.
Peninjauan itu mulai dari pembangunan jalan bebas hambatan, jembatan, dermaga, hunian ASN, hingga Bandara VVIP IKN.
Salah satu fokus kunjungan adalah Jembatan Pulau Balang, yang menjadi akses vital penghubung antara Balikpapan dan kawasan IKN.
Saat ini, proyek duplikasi Jembatan Pulau Balang bentang pendek I dan II sepanjang 514 meter tengah berjalan dengan nilai kontrak Rp907 miliar. Berdasarkan laporan, progres fisik telah mencapai 48,41 persen.
Selain itu, pembangunan pelindung tumbukan kapal (fender) dan pekerjaan pelengkap jembatan sepanjang 804 meter juga terus dikebut.
Proyek ini sudah dimulai sejak tahun 2022 dan dijadwalkan rampung pada 2024.
Peninjauan berikutnya dilakukan di proyek Jalan Tol IKN, khususnya Seksi 3A-2 Segmen Karang Joang – KKT Kariangau sepanjang 4,12 km dengan anggaran Rp2,8 triliun, yang kini mencapai 65,51 persen.
Tak jauh dari lokasi, Seksi 3A Karang Joang – KKT Kariangau sepanjang 9,27 km yang dimulai sejak 2022 dengan anggaran Rp3,5 triliun sudah mendekati akhir dengan progres 99,46 persen.
Selain itu, pembangunan Seksi 6B Outer Ring Road – Simpang 3 ITCI dan jaringan jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) sepanjang 74,77 km juga terus berlangsung.
“Infrastruktur jalan ini sangat penting untuk memperlancar konektivitas di kawasan inti IKN,” kata Gubernur.
Proyek strategis lainnya yang ditinjau adalah Dermaga Logistik IKN, yang dibangun untuk mendukung kelancaran distribusi material konstruksi.
Sementara itu, untuk mendukung kebutuhan tempat tinggal para aparatur negara, pembangunan Rumah Susun (Rusun) ASN juga menunjukkan hasil.
Hingga kini telah berdiri 57 tower, dengan 47 tower difungsikan sebagai hunian yang menyediakan 540 unit untuk menampung 2.160 orang.
Kunjungan diakhiri dengan peninjauan Bandara VVIP IKN. Bandara ini saat ini sedang dalam proses pengusulan status menjadi bandara umum, agar bisa melayani lebih banyak penerbangan dan memperlancar akses menuju IKN.
“Mantap, mantap sudah pembangunannya,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, saat melihat progres proyek di lapangan, dikutip dari Portal setda.kaltimprov.go.id. (*/Red)