BONTANG, CUITANKALTIM.COM – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, ingatkan generasi mudah untuk menjadi generasi yang gigih, tangguh, dan mampu beradaptasi dengan kondisi zaman.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan talk show dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, yang digelar di rumah jabatan Wali Kota Bontang, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, di era digital ini tantangan generasi mudah semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kemampuan yang tidak hanya secara akademik, tetapi juga karakter yang kuat, kreativitas serta semangat untuk terus belajar dan beradaptasi terhadap lingkungan.
“Kita ingin mewujudkan generasi yang gigih, tangguh dan mampu beradaptasi,” ujarnya
Ia mengatakan orang tua memang memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Namun semangat, dan kekuatan untuk bangkit juga harus dimiliki setiap anak.
Menurutnya, dalam beberapa kondisi, orang tua harus bekerja sehingga memiliki keterbatasan waktu untuk mendampingi anak.
Meski demikian, anak tetap harus memiliki semangat dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan yang dihadapi.
“Jangan sebentar-sebentar putus asa karena tidak kehadiran sosok ayah, sementara kalau misalkan ayah sibuk atau ibu sibuk, kita mau cari pelarian, aduh tinggalin yang begitu-begitu, ayo kita semangat yah,” katanya
Neni Moerniaeni menambahkan, saati ini merupakan era ketika kompetensi menjadi faktor utama dalam ruang aktualisasi diri.
Oleh karena itu, kapabilitas generasi muda menjadi penentu bagi anak muda untk berkontribusi terhadap pembangunan bangsa dan negara.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, pemerintah, dan anak dalam membentuk karakter serta menentukan masa depan generasi muda.
“Peran ini sekarang adalah peran yang kolaboratif, tidak hanya pemerintah, orang tua, tetapi semuanya,” jelasnya. (*/Niwil)
















