BONTANG, CUITANKALTIM.COM – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bontang, Syahbirin, meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.
Namun, penyebab pasti wafatnya masih menunggu keterangan resmi dari pihak keluarga maupun tenaga medis.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan duka cita atas kepergian Syahbirin.
Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang berdedikasi dan tetap menjalankan tugasnya hingga akhir hayat.
Neni mengatakan, Syahbirin masih aktif menangani sejumlah agenda pemerintahan, termasuk penyusunan proyeksi APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2027.
Ia juga menyebut pertemuan terakhir dengan almarhum berlangsung saat rapat paripurna DPRD Bontang pada Jumat (3/7/2026).
“Beberapa hari lalu saya sempat mengingatkan beliau agar menjaga kesehatan,” katanya.
Dia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Kami turut berduka atas kepergian beliau,” tutupnya. (*/Niwil)














