BERAU, CUITANKALTIM.COM – Kebakaran menghanguskan empat unit rumah di Jalan Pulau Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, pada Minggu (12/7/2026) siang.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau sekitar pukul 11.40 WITA. Selang 10 menit kemudian, petugas langsung tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan kobaran api dengan cepat membesar akibat embusan angin yang cukup kencang.
Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra agar api tidak merembet ke bangunan lain.
“Angin saat kejadian cukup kuat sehingga penyebaran api berlangsung cepat. Personel harus menyebar untuk membuat blokade agar kobaran tidak meluas,” katanya.
Setelah berjibaku sekitar satu setengah jam, petugas akhirnya berhasil menguasai situasi dan memastikan api padam.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber munculnya api.
Selain menghadapi besarnya kobaran api, proses pemadaman juga diwarnai sejumlah kendala di lapangan.
Akses menuju lokasi yang sempit serta keterbatasan nozzle menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
Di tengah proses pemadaman, seorang personel sempat mengalami gangguan akibat menghirup asap tebal.
Beruntung, petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan.
“Alhamdulillah kondisinya sudah membaik setelah mendapatkan penanganan medis di lokasi,” ujar Rakhmadi.
Dalam operasi tersebut, Disdamkarmat mengerahkan total 10 unit mobil pemadam, terdiri dari delapan armada milik Damkar dan dua armada bantuan dari BPBD Berau.
Penanganan kebakaran juga melibatkan personel gabungan dari BPBD, Polres Berau, Kodim, PMI, PLN, serta masyarakat sekitar.
Rakhmadi turut mengapresiasi peran warga yang dinilai kooperatif selama proses pemadaman berlangsung.
“Alhamdulillah masyarakat sangat membantu. Jalur evakuasi tetap terjaga dan banyak warga ikut membantu menarik selang sehingga pekerjaan petugas menjadi lebih ringan,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menyayangkan informasi kebakaran yang diterima petugas terlambat, sehingga saat tim tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar.
Karena itu, masyarakat diminta segera melaporkan setiap kejadian kebakaran, meskipun api terlihat masih kecil atau telah sempat dipadamkan secara mandiri.
“Jangan menunggu api membesar. Begitu ada tanda-tanda kebakaran, segera hubungi petugas agar kami bisa memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala,” pungkasnya. (*/Red)

















