Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Di Balik Futurisme Jepang, Serangan Siber Mengintai, dan Digitalisasi Tersendat

Di Balik Futurisme Jepang, Serangan Siber Mengintai, dan Digitalisasi Tersendat

by Redaksi Cuitan Kaltim
20 Juli 2025
in Internasional, Umum
0
Ilustrasi suasana di Jepang

Ilustrasi suasana di Jepang. (Ist)

Share on Facebook

JEPANG – Citra Jepang sebagai negara futuristik dengan teknologi mutakhir ternyata hanya tampak di permukaan.

Di balik gemerlapnya toilet otomatis, robot humanoid, dan restoran sushi berban berjalan.

Jepang justru tertinggal dalam transformasi digital – bahkan menjadi sasaran empuk serangan siber.

Badan Kepolisian Nasional Jepang mengungkapkan bahwa kelompok peretas asal Tiongkok bernama MirrorFace telah menargetkan lembaga pemerintah dan perusahaan Jepang sejak 2019.

Serangan tersebut melibatkan 210 entitas, termasuk individu dan institusi penting, dengan tujuan mencuri data keamanan dan teknologi tinggi.

Salah satu dampaknya terlihat pada Desember lalu, ketika lebih dari 70 penerbangan Japan Airlines tertunda akibat gangguan sistem.

Pada 2023, serangan siber lainnya bahkan melumpuhkan pelabuhan terbesar di Jepang selama dua hari penuh.

“Serangan siber menghantam Jepang setiap 13–14 detik sekali,” ujar Motohiro Tsuchiya, profesor dari Sekolah Pascasarjana Media dan Tata Kelola Universitas Keio, seperti dikutip dari CNA, Minggu (20/7/2025).

Meski berbagai negara juga menghadapi tantangan keamanan siber, Jepang dinilai sangat rentan.

Dalam peringkat daya saing digital global tahun lalu, Negeri Sakura hanya menempati posisi ke-31, jauh di bawah negara-negara maju lainnya.

Salah satu alasannya adalah adopsi teknologi digital yang lambat dan masih dominannya penggunaan sistem konvensional.

Toshio Nawa, Kepala Teknologi Nihon Cyber Defence, menyebut bahwa organisasi di Jepang belum cukup bergantung pada teknologi informasi.

Fakta mengejutkan, sebanyak 77 persen sekolah di Jepang masih menggunakan mesin faks, dan 40 persen masyarakat Jepang dalam survei 2023 mengaku masih menggunakannya.

Bahkan, baru bulan lalu pemerintah Jepang secara resmi menghentikan penggunaan disket untuk pengiriman dokumen-14 tahun setelah disket terakhir diproduksi.

Pemandangan ini berbanding terbalik dengan ekspektasi wisatawan yang membayangkan Jepang sebagai negeri serba digital.

Kotaro Tamura, asisten profesor di Lee Kuan Yew School of Public Policy, mengungkapkan bahwa banyak wisatawan terkagum-kagum melihat teknologi Jepang, namun tak menyangka sistem di balik layar masih sangat tradisional.

“Jepang unggul dalam membangun perangkat keras, tapi lemah dalam hal yang tidak kasat mata seperti sistem dan perangkat lunak,” ungkap Tamura.

Pandemi COVID-19 sempat menjadi momentum yang memaksa Jepang untuk mengejar ketertinggalannya. Namun, hasilnya belum optimal.

Sebuah studi pada 2019 menunjukkan hanya 7,5 persen dari hampir 56 ribu prosedur administrasi yang bisa dilakukan sepenuhnya secara daring.

Sementara itu, “hanko”, stempel pribadi pengganti tanda tangan, masih banyak digunakan, meski pemerintah telah menghapus kewajiban ini dari 14.700 prosedur pada 2020.

Hingga kini, 83 prosedur masih mensyaratkan penggunaan hanko, termasuk pendaftaran kendaraan dan perusahaan.

Budaya tradisional Jepang menjadi salah satu hambatan utama dalam proses digitalisasi. “Orang Jepang cenderung menghindari ketidakpastian.

Mereka lebih memilih sistem lama yang stabil dan teruji daripada teknologi baru,” jelas Nawa. Istilah “sistem warisan” dalam dunia teknologi menggambarkan kondisi ini.

Faktor demografi turut memperparah kondisi. Dengan hampir 30 persen penduduk berusia di atas 65 tahun, antusiasme terhadap digitalisasi pun rendah.

Studi tahun 2021 menunjukkan bahwa sepertiga warga berusia 50 hingga 79 tahun enggan beralih ke sistem digital. Mirisnya, generasi muda pun tak menjadi motor perubahan.

“Banyak anak muda yang mengikuti budaya lama dan memilih cara-cara tradisional,” kata Nawa.

Seorang penerjemah, Yuriko, mengisahkan pengalamannya mencoba memperbarui alamat lewat portal digital pemerintah My Number.

“Saya khawatir salah mengisi formulir. Datang langsung ke kantor pemerintahan masih jadi pilihan tercepat,” katanya.

Di sektor usaha kecil dan menengah (UKM) – yang mencakup 99 persen perusahaan di Jepang-proses digitalisasi juga tersendat. Menurut Japan Institute for Promotion of Digital Economy and Community, hampir seperempat UKM dengan kurang dari 300 karyawan belum memulai digitalisasi sama sekali.

Bahkan, enam dari sepuluh UKM dengan kurang dari 100 pegawai tidak memiliki tim khusus untuk transformasi digital.

Kondisi diperparah oleh rendahnya kesadaran keamanan siber di kalangan eksekutif perusahaan.

“Sebagian besar pimpinan perusahaan lebih fokus pada operasional harian dan tidak merasakan urgensi soal risiko teknologi informasi,” pungkas Nawa. (*/Wahdi)

Post Views: 228
Tags: DigitalisasiFuturismeJepangMirrorFaceSerangan Siber
Share13Send

Related Posts

Pulau Hashima. (wikipedia)

Dari Tambang Terbengkalai ke Warisan Dunia, Pulau Hashima Bangkit Jadi Destinasi Wisata Mistis di Jepang!

by Redaksi Cuitan Kaltim
15 Juli 2025
0
87

JAKARTA - Pulau Hashima, yang terletak di lepas pantai Nagasaki, Jepang, kini kembali menggeliat setelah puluhan tahun ditinggalkan. Dikenal juga...

Pelajar Kalimantan Timur Raih Medali Emas di Ajang Internasional JDIE 2025 di Jepang

Pelajar Kalimantan Timur Raih Medali Emas di Ajang Internasional JDIE 2025 di Jepang

by Redaksi Cuitan Kaltim
8 Juli 2025
0
76

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa pelajar daerah dalam kancah internasional. Tim pelajar dari...

Next Post
Ilustrasi kereta api dengan pemandangan yang indah

5 Kereta Mewah Dunia Tawarkan Pemandangan Spektakuler dan Pelayanan Kelas Satu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Jadwal Kapal Laut bulan Juli 2026

    Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    569 shares
    Share 228 Tweet 142
  • Ayah Tiri di Kutim Diduga Setubuhi Anak Sambung Sejak Usia 9 Tahun, Korban Alami Trauma Berat

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • 59 Remaja Hamil dalam Lima Bulan Jadi Alarm Keras, Bontang Tak Bisa Lagi Berlindung di Balik Predikat Kota Layak Anak

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Tiga Rumah Roboh Diterjang Gelombang Pasang, Pemkot Balikpapan Buka Opsi Relokasi Warga Pesisir

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Sepekan Mengabdi di Bontang Kuala, Mahasiswa TBI UINSI Samarinda Hadirkan Edukasi hingga Pagelaran Seni

    77 shares
    Share 31 Tweet 19
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Kondisi tiga rumah roboh diterjang gelombang pasang di pesisir Balikpapan

Tiga Rumah Roboh Diterjang Gelombang Pasang, Pemkot Balikpapan Buka Opsi Relokasi Warga Pesisir

10 Juli 2026
Kantor DPMPTSP Bontang

DPMPTSP Buka Peluang Pendirian Gerai Modern Berjejaring di Bontang Barat, Kuota Masih Kosong

9 Juli 2026
Ilustrasi alur praktik izin

DPMPTSP Sebut Izin Praktik Tenaga Kesehatan Harus Lewat Verifikasi Dinkes

9 Juli 2026
Konferensi Pers Kejati Kaltim soal kasus korupsi BMN Kemendes di Kukar

Rp6,8 Triliun Raib! Kasus Korupsi BMN Kemendes di Kukar Masuk Babak Baru, 7 Terdakwa Segera Disidang

9 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang