SAMARINDA – Desainer muda asal Kutai Timur, Yusi Nudya, kembali menorehkan prestasi membanggakan di dunia fashion.
Dia menjadi satu dari 10 desainer profesional Kalimantan Timur yang tampil dalam ajang bergengsi “Kaltim Paradise of The East 2025” di Convention Hall Samarinda.
Yusi merupakan fashion designer sekaligus founder By.Yunra yang menjadi binaan Bank Indonesia Kaltim.
Dalam kesempatan itu, ia menampilkan koleksi ready-to-wear bertema “Echoes of Karst.”
“Koleksi saya kali ini mengambil tema Echoes of Karst, di mana karst sendiri adalah wisata ikonik budaya di Kutim,” ujar Yusi, Rabu (5/11/2025).
“Saya ingin mengenalkan harta budaya Kutim lewat karya saya kali ini,” sambungnya.
Karya tersebut terinspirasi dari keindahan alam dan nilai budaya kawasan karst yang menjadi ikon wisata Kutai Timur.
Melalui karyanya, Yusi ingin memadukan potensi alam, budaya, dan keberlanjutan dalam balutan desain modern.
Untuk wastra yang digunakan, ia berkolaborasi dengan perajin lokal melalui batik Tapak Tangan.
Pewarna alami yang dipakai berasal dari limbah ulin karya Batik Arit Lepo by Ises Rahayu.
Langkah itu disebut sebagai upaya mengangkat produk wastra khas Kutai Timur agar semakin dikenal secara regional maupun nasional.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kaltim, pejabat Bank Indonesia, dan sejumlah kepala daerah se-Kaltim.
Kepala Dinas Koperasi Kutim Teguh Budi Santoso bersama Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Pasombaran, juga hadir memberi dukungan.
Mereka menilai ajang ini menjadi momentum penting bagi desainer lokal untuk menampilkan kekayaan budaya daerah.
Dengan konsep desain yang memadukan estetika modern dan tradisi, Yusi diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Kutim.
“Semoga anak muda terus berkarya, berdaya, dan bangga dengan budaya daerahnya,” ucap Teguh.
Sejalan dengan semangat HUT Kutai Timur, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan komitmen daerah.
“Kutai Timur ingin menjadi kabupaten yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.(*/Ainun)














