BONTANG – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Kota Bontang kini dipimpin Imam Ahmad Riskan.
Dia membawa misi pembenahan organisasi, transparansi pengelolaan anggaran, serta target ambisius adalah juara umum tingkat Kalimantan Timur hingga menembus prestasi nasional.
Imam mengaku maju atas dorongan komunitas biliar yang ingin perubahan setelah kepengurusan sebelumnya dinilai bermasalah.
Tahun pertama, fokusnya menaikkan peringkat Bontang yang saat ini masih di posisi enam se-Kaltim.
“Target kami jelas, ingin jadi yang terbaik di Kaltim,” ujarnya, saat dikonfirmasi Jumaat 30 Januari 2026.
Pembinaan atlet bakal diperkuat lewat latihan bergilir di rumah-rumah biliar dan rencana pembentukan sekolah biliar untuk menjaring atlet usia pelajar.
Selain itu, turnamen fun game rutin tiap tiga bulan juga disiapkan guna meningkatkan minat generasi muda.
Pembina Pobsi Bontang, Firman, menegaskan biliar adalah olahraga strategi dan konsentrasi, bukan hiburan malam.
Dukungan juga datang dari Pengprov Pobsi Kaltim yang menilai potensi atlet Bontang besar dan siap bersaing dengan daerah unggulan lain di provinsi ini. (*/Red)
















