BALIKPAPAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menambah armada kapal untuk menghadapi lonjakan penumpang pada angkutan laut Lebaran 2026.
Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Balikpapan, Rabu (11/3/2026).
Kepala Cabang PELNI Balikpapan, Ridwan Mandaliko, mengatakan penambahan armada dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat mudik melalui jalur laut, khususnya ke rute padat seperti Surabaya, Makassar, dan Baubau.
“Kami menambah dua kapal, yakni KM Sinabung dan KM Dobonsolo untuk mendukung angkutan mudik Lebaran,” ujarnya.
Selain menambah armada, PELNI juga melakukan penyesuaian rute agar kapal lebih intensif melayani jalur dengan permintaan tinggi.
Puncak arus mudik di Balikpapan diperkirakan terjadi pada 12 hingga 18 Maret 2026.
Ridwan memastikan seluruh kapal telah melalui pemeriksaan teknis sebelum memasuki masa peak season angkutan Lebaran yang berlangsung 6 Maret hingga 6 April 2026.
“Seluruh kapal sudah diperiksa KSOP dan dinyatakan layak laut,” katanya.
Untuk menjaga keamanan selama periode mudik, PELNI juga melibatkan TNI AL, Polri, serta instansi terkait lainnya.
PELNI berharap seluruh perjalanan penumpang selama musim mudik Lebaran dapat berlangsung aman dan lancar.
“Harapannya semua penumpang dapat sampai ke tujuan dengan selamat,” ujarnya.
Pada tahun ini, program mudik gratis melalui jalur laut dari Balikpapan memberangkatkan sebanyak 1.586 orang.
Selain itu, PELNI juga menerapkan sistem tiket digital dan meniadakan penjualan tiket manual di pelabuhan guna mencegah praktik percaloan. (*/Red)

















