SULSEL – Lembaga Bantuan Hukum Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulawesi Selatan, Nasruddin, mengecam tindakan dua oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan foto aksi yang menyesatkan melalui media online beberapa hari lalu, tepatnya pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Pasalnya, dalam berita tersebut terdapat dua orang terduga berinisial SM dan AS yang diduga melakukan sabotase gerakan serta ingin melakukan adu domba antara PMII Bulukumba dengan sopir travel Bulukumba–Morowali.
Parahnya, foto yang dimuat dalam berita tersebut tidak sesuai dengan isi pemberitaannya hingga kemudian disebarluaskan melalui berbagai kanal media sosial.
“Penyebaran foto aksi yang menyesatkan melalui portal media online tersebut bisa saja menimbulkan kesalahpahaman dan kerusuhan antara sopir travel dengan PMII Bulukumba,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp.
Tambahnya, tindakan tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian Kabupaten Bulukumba karena dikhawatirkan dapat mencederai nama baik kelembagaan.
“Kami dari LBH PKC PMII Sulawesi Selatan akan mengawal dan mendampingi sahabat-sahabat PMII Cabang Bulukumba sampai kasus ini selesai,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Ketua PC PMII Bulukumba, Syaibatul Hamdi, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Ketua LBH PKC PMII Sulawesi Selatan agar dibantu mengawal kasus tersebut di ranah hukum.
“Tadi saya berkoordinasi dengan Ketua LBH PKC PMII Sulawesi Selatan melalui WhatsApp dan menjelaskan kronologinya. Alhamdulillah, pihaknya siap membantu PC PMII Bulukumba dalam mengawal kasus tersebut sampai selesai,” tutupnya. (*/Royan)















