CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Upaya menanamkan kecintaan terhadap dunia pertanian sejak usia dini mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang.
Program SMARTANI Goes to School yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) dinilai menjadi langkah konkret membangun karakter siswa melalui praktik langsung di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di SDN 002 Bontang Barat, Kamis (30/4/2026), dengan melibatkan 87 siswa yang menanam bibit kangkung menggunakan media polybag.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif, di mana siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga praktik langsung di lapangan.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menyampaikan bahwa program ini memiliki nilai edukatif yang sangat kuat.
Ia menilai kegiatan tersebut mampu mengintegrasikan pembelajaran dengan pembentukan karakter siswa.
Menurutnya, pendekatan pembelajaran berbasis praktik seperti ini perlu terus diperluas ke sekolah lain. Selain menyenangkan, metode ini juga membuat siswa lebih mudah memahami pentingnya ketahanan pangan.
“Program seperti ini sangat positif karena siswa belajar langsung dari pengalaman. Mereka tidak hanya mengetahui, tetapi juga merasakan proses menanam dan merawat tanaman,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga dapat membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab siswa. Proses menanam hingga merawat tanaman membutuhkan kesabaran yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan profesi petani kepada generasi muda. Dengan begitu, siswa dapat lebih menghargai peran sektor pertanian dalam kehidupan sehari-hari.
Disdikbud Bontang berharap kolaborasi lintas OPD seperti ini dapat terus ditingkatkan. Program edukasi berbasis lingkungan dinilai menjadi salah satu strategi efektif dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap masa depan pangan.
“Ke depan kami sangat mendukung jika program ini diperluas, karena dampaknya tidak hanya pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa,” tutupnya. (MH/ADV)

















