CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menyoroti nilai sejarah bangunan bekas Kantor Camat Pertama di kawasan Bontang Kuala yang kini masuk dalam daftar cagar budaya daerah.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Bontang, Muhammad Arfa, mengatakan bangunan tersebut merupakan peninggalan Kesultanan Kutai Kartanegara yang didirikan pada tahun 1923 di masa kolonial Belanda.
Menurutnya, bangunan itu memiliki nilai historis penting karena menjadi pusat pemerintahan pertama di kawasan pesisir Bontang pada masanya.
“Bangunan ini memiliki nilai sejarah yang kuat karena menjadi kantor camat pertama di kawasan Bontang Kuala dan merupakan peninggalan era Kesultanan Kutai Kartanegara,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Bontang Kuala sendiri dikenal sebagai kawasan perkampungan nelayan terapung suku Bugis tertua di Kota Bontang. Kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai destinasi wisata sejak 2006 dan hingga kini masih menjadi salah satu ikon wisata budaya di Kota Bontang.
Di kawasan itu, pengunjung dapat menikmati suasana kampung laut dengan berjalan di atas jembatan kayu yang menghubungkan rumah-rumah warga maupun menggunakan perahu tradisional untuk menyusuri permukiman.
Selain wisata budaya, Bontang Kuala juga dikenal sebagai pusat kuliner khas pesisir. Salah satu makanan yang cukup populer ialah ikan Gami Bawis yang banyak diburu wisatawan.
Arfa menambahkan, kawasan Bontang Kuala juga rutin menjadi lokasi pelaksanaan festival budaya tahunan Pesta Laut yang menampilkan tradisi masyarakat pesisir.
“Pelestarian bangunan bersejarah dan budaya lokal ini penting agar identitas kawasan tetap terjaga sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah,” tutupnya. (MH/ADV)

















