BONTANG – Program perekrutan guru pengganti di Kota Bontang dinilai tidak hanya menutupi kekurangan tenaga pendidik, tetapi juga membantu menekan angka pengangguran.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Bontang, Ishak Karangan, mengatakan kebutuhan 65 guru baru dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
“Ini peluang kerja yang cukup baik,” ujarnya pada Selasa (26/5/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah sengaja menggandeng Dinas Tenaga Kerja agar proses rekrutmen lebih terbuka dan terintegrasi.
“Agar lebih transparan,” katanya.
Selain itu, prioritas juga diberikan kepada pelamar ber-KTP Bontang agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat lokal.
“Warga lokal diutamakan,” sebutnya.
Menurut Ishak, sektor pendidikan memang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah kota.
Hal itu terlihat dari besarnya alokasi anggaran pendidikan yang mencapai 20 persen sesuai amanat undang-undang.
“Pendidikan jadi prioritas,” tuturnya.
Ia menambahkan, banyak fasilitas dan perhatian yang diberikan pemerintah untuk mendukung dunia pendidikan di Bontang.
“Dukungannya cukup besar,” ungkapnya.
Ishak berharap perekrutan guru pengganti dapat berjalan lancar sehingga kebutuhan tenaga pendidik dan penyerapan tenaga kerja bisa tercapai secara bersamaan.
“Semoga semua terpenuhi,” pungkasnya. (MH/ADV)

















