BONTANG – Pemerintah Kota Bontang dorong penggunaan dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk mempercepat penanganan korban bencana longsor yang terjadi di Kampung Timur, kelurahan Kanaan, kecamatan Bontang Barat, Kota Bontang.
Longsor yang mengakibatkan 21 rumah terdampak akibat jebolnya tanggul galian C membuat muatan material lumpur melanda permukiman masyarakat.
Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni penanganan bencana longsor yang dialami masyarakat Kanaan harus dilakukan pengkajian regula dengan berbagai OPD terkait.
“Mudah-mudahan bisa dilakukan cepat, saya sudah sampaikan kalau bisa menggunakan dana BTT,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, pengguna anggaran BTT telah disampaikan sebelumnya, tetapi penggunaan anggaran APBD tersebut itu harus melalui mekanisme, sebab anggaran itu tidak dapat dianggarkan dengan serta merta.
Olehnya itu, Neni menjelaskan penggunaan anggaran BTT dapat digunakan apabila bencana yang terjadi karena di sebabkan oleh alam.
“Bisa menggunakan anggaran BTT itu kalau itu rencana alam yang disebabkan karena alam beda kalau kerusakan yang disebabkan oleh ulah manusia,” terangnya
Lebih lanjut, Ia menambahkan saat ini OPD terkait tengah mencari formula untuk memberikan penanganan terhadap masyarakat yang terdampak.
“Kalau BTT tidak bisa insyaallah di perubaham kita usahakan,” pungkasnya. (*/Arya)

















