IKN – Tri Budhianto dari Kementerian Keuangan melakukan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara.
Kunjungan ini bertujuan mengecek perkembangan proyek pembangunan, Sabtu 20 September 2025.
Dia juga ingin memastikan kesiapan IKN sebagai Ibu Kota Politik pada 2028.
Tri meninjau sejumlah lokasi penting di Kawasan Inti Pemerintahan (KIPP).
Beberapa titik yang dilihatnya Plaza Legislatif, Plaza Yudikatif, dan Training Center PSSI.
Kemudian juga mengunjungi Istana Negara, Istana Garuda, Rusun ASN 1, dan Taman Kusuma Bangsa.
Proyek jalan di KIPP 1B juga ikut dipantau dan peningkatan Jalan Paket A itu sudah capai 40 persen progres.
Almi Mardhani dari Otorita IKN turut mendampingi kunjungan tersebut.
“Pembangunan legislatif dan yudikatif masih dalam tahap tender,” kata Almi.
“Target kontrak akhir Oktober, durasi pekerjaan 28 bulan. Kalau lancar, selesai Desember 2027 ,” tambahnya.
Selanjutnya, Tri menekankan pentingnya pengawasan pembangunan.
“Kami ingin semua sesuai jadwal dan siap menyambut 2028,” ujarnya.
Diketahui, Presiden Prabowo menetapkan IKN sebagai pusat politik nasional.
Penetapan itu tertuang dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2025.
Salah satu syaratnya pemindahan ASN ke IKN dan minimal 1.700, maksimal 4.100 ASN harus ditempatkan. (***)

















