BONTANG – Ketua DPC PKB Bontang, Firman, menilai penetapan KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional menjadi momen penting bagi bangsa.
Dia menyebut keputusan Presiden Prabowo Subianto itu sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai kemanusiaan dan pluralisme yang diwariskan Gus Dur.
“Negara akhirnya menegaskan apa yang telah diyakini rakyat. Gus Dur pejuang kemanusiaan sejati,” kata Firman, Rabu (12/11/2025).
Menurutnya, keteladanan Gus Dur bukan hanya untuk warga Nahdliyin, tapi untuk semua golongan.
“Beliau mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan dan memperjuangkan keadilan,” ujarnya.
Suami dari Sitti Yara Wakil Ketua DPRD Bontang itu menilai, penghargaan ini menjadi pengingat bagi generasi muda untuk berpolitik dengan nurani.
“PKB Bontang berkomitmen melanjutkan nilai perjuangan Gus Dur. Politik harus membawa manfaat bagi rakyat kecil,” tegasnya.
Penetapan gelar Pahlawan Nasional bagi Gus Dur tertuang dalam Keppres Nomor 116/TK Tahun 2025.
Gelar itu diserahkan kepada keluarga yang diwakili Sinta Nur Wahid pada peringatan Hari Pahlawan.
Selain Gus Dur, tokoh lain yang mendapat gelar serupa tahun ini adalah Soeharto, Mochtar Kusumaatmadja, dan Marsinah.
Firman berharap semangat Gus Dur terus hidup dalam gerakan kebangsaan dan kemanusiaan.
“Gus Dur telah selesai dengan dirinya. Sekarang giliran kita meneruskan perjuangannya,” tutupnya. (*/Maldini)

















