BONTANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang kembali melakukan asesmen rehabilitasi terhadap tiga pelajar yang dinyatakan positif menggunakan narkotika.
Hasil ini terungkap usai pemeriksaan urine yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bontang bersama sejumlah SMA di Kota Taman pada Oktober lalu.
Kasus penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar tahun ini tercatat meningkat. Tahun sebelumnya hanya ditemukan satu kasus.
Kepala BNN Bontang, Lulyana Ramdani, menegaskan bahwa ketiga pelajar tersebut tidak terlibat dalam jaringan peredaran gelap.
“Mereka murni pengguna, bukan bagian dari pengedar ataupun jaringan bandar,” jelasnya, Jumat (28/11/2025).
Lulyana menilai tren kenaikan kasus ini menjadi alarm bagi orang tua dan pihak sekolah agar lebih memperhatikan lingkungan pergaulan siswa.
Lebih lanjut, Lulyana menyampaikan bahwa ketiga pelajar tersebut telah menjalani asesmen lanjutan oleh tim Rehabilitasi BNN Bontang.
Asesmen ini bertujuan menentukan tingkat pemakaian, mulai dari kondisi psikologis, level ketergantungan, hingga kemungkinan gangguan pada fungsi otak.
Jika dinilai sebagai pengguna ringan, maka penanganan hanya berupa rawat jalan.
Namun bila masuk kategori sedang hingga berat, maka wajib menjalani rehabilitasi rawat inap.
“Setelah asesmen lengkap, barulah ditentukan apakah mereka menjalani rawat jalan atau rawat inap,” ujarnya.
Rehabilitasi Pelajar
Dari hasil asesmen, dua pelajar diketahui masuk kategori pemakai sedang hingga berat.
Keduanya diwajibkan menjalani rehabilitasi intensif selama 2-3 bulan di Pusat Layanan Bareta Tanah Merah, Samarinda.
“Pada level ini, biasanya sudah ada risiko gangguan psikis dan biologis, bahkan dapat memengaruhi fungsi otak,” terangnya.
Sementara satu pelajar lainnya dinyatakan sebagai pengguna ringan sehingga diperbolehkan tetap bersekolah, namun harus mengikuti program rehabilitasi rawat jalan di Bontang.
“Masih boleh sekolah, hanya pola belajarnya disesuaikan. Misalnya menggunakan sistem homeschooling,” pungkasnya. (*/Maldini)

















