BONTANG, CUITANKALTIM.COM – Sebanyak 142 petugas lapangan resmi disiapkan untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kota Bontang.
Kesiapan tersebut ditandai melalui Apel Persiapan Akhir Pelaksanaan SE2026 yang dipimpin langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, di halaman Kantor DPMPTSP Bontang, Jalan Awang Long, Senin (15/6/2026).
Apel tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Bontang, Kepala BPS Bontang Nur Wahid, serta Ketua Tim Pelaksana SE2026 Bontang Dwi Cahyo Firmansyah.
Dalam sambutannya, Neni menegaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali.
Tahun 2026 menjadi pelaksanaan sensus ekonomi kelima sejak pertama kali digelar di Indonesia.
Menurut Neni, sensus ekonomi memiliki peran penting untuk memotret perubahan struktur perekonomian yang terjadi dalam satu dekade terakhir.
Perkembangan teknologi informasi, meningkatnya transaksi digital, hingga perubahan pola usaha masyarakat menjadi fenomena yang harus didata secara akurat.
“Sepuluh tahun terakhir, kondisi perekonomian mengalami perubahan mendasar. Perkembangan teknologi informasi, pergeseran pola transaksi, dan tumbuhnya ekonomi digital telah membentuk wajah baru perekonomian kita,” ujarnya.
Neni menjelaskan, data hasil SE2026 akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Karena itu, ia meminta seluruh petugas lapangan bekerja secara profesional dan memastikan tidak ada pelaku usaha yang terlewat dalam pendataan.
Mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan berskala besar, seluruhnya harus tercatat dengan baik.
“Saudara adalah ujung tombak keberhasilan SE2026. Keberhasilan sensus bergantung pada dedikasi dan integritas saudara. Kenakan atribut resmi, bawa surat tugas, dan tunjukkan sikap sopan. Jadilah duta statistik yang baik,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada BPS Bontang atas berbagai persiapan yang telah dilakukan menjelang pelaksanaan sensus.
Apel persiapan akhir SE2026 kemudian ditutup dengan penyematan atribut secara simbolis kepada perwakilan petugas lapangan.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada peserta pelatihan sebagai bentuk apresiasi atas kesiapan mereka menjalankan tugas pendataan ekonomi di seluruh wilayah Kota Bontang. (*/Niwil)

















