BONTANG – Pemerintah Kota Bontang berkomitmen untuk mengentaskan kawasan kumuh dengan meningkatkan anggaran renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi Rp50 juta per unit, naik dari sebelumnya Rp15-20 juta.
Tahun ini, 150 unit RTLH akan diperbaiki dengan total anggaran Rp7,5 miliar.

Wali Kota Neni Moerniaeni, mengatakan program ini selaras dengan Pemprov Kaltim menuju zero kumuh untuk kesejahteran warga Bontang.
“Nilai anggaran sebelumnya tidak cukup untuk memperbaiki rumah secara menyeluruh, sehingga kita naikkan menjadi Rp50 juta per unit untuk memastikan rumah warga Bontang layak huni dan sehat,” ujar Neni Moerniaeni, Rabu (15/4/2025).
Dampak Program
Program renovasi RTLH ini diharapkan meningkatkan kualitas hidup masyarakat prasejahtera dan mempercepat pengentasan kemiskinan.
Selain itu, pemerintah juga fokus pada perbaikan sanitasi dan lingkungan untuk mencapai target Open Defecation Free (ODF).
Pencapaian Sebelumnya
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, telah meresmikan renovasi salah satu RTLH di Kelurahan Berebas Tengah, yang berkontribusi pada penurunan angka miskin ekstrem menjadi nol di wilayah tersebut. (**/A)


















