Cuitankaltim, Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang menegaskan bahwa pendekatan deep learning menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Pengawas Sekolah Disdikbud Bontang, Sumarmi, menyampaikan bahwa pembelajaran di jenjang PAUD harus mulai berorientasi pada pemahaman mendalam, bukan sekadar hafalan.
Ia menjelaskan, deep learning mendorong anak untuk aktif, kreatif, dan mampu membangun pengetahuannya melalui pengalaman belajar.
“Anak perlu distimulasi agar mampu berpikir, berkomunikasi, dan berinteraksi secara optimal sejak usia dini,” jelasnya, Jumat (27/3/2026).
Disdikbud Bontang melihat pendekatan ini sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan adaptif.
“Penerapan deep learning juga dinilai mampu memperkuat karakter anak sebagai bagian dari Profil Pelajar Pancasila,” tuturnya.
Dirinya menekankan bahwa keberhasilan pendekatan tersbut bergantung pada kesiapan guru dalam memahami dan mengimplementasikannya.
Dengan demikian, Disdikbud Bontang berharap penguatan deep learning dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mencetak generasi masa depan yang berkualitas. (MH/ADV).

















