CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Program perlengkapan sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mendapat perhatian dari lembaga pendidikan nonformal.
SPNF SKB Bontang berharap program tersebut tidak hanya menyasar sekolah formal.
Selama ini, program bantuan berupa tas dan sepatu dinilai sangat membantu meringankan beban orang tua, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Namun demikian, lembaga pendidikan nonformal juga memiliki peserta didik dengan kondisi serupa yang membutuhkan perhatian yang sama.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SPNF SKB Bontang, Hairul Saleh, menyampaikan harapannya agar warga belajar di SKB turut diakomodasi dalam program tersebut.
“Kami sangat berharap peserta didik di SPNF SKB Bontang juga bisa mendapatkan bantuan tas dan sepatu gratis ini, khususnya mereka yang mengikuti kelas reguler atau masih dalam usia sekolah,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa sebagian besar warga belajar di SKB berasal dari latar belakang ekonomi yang terbatas. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang sebelumnya tidak dapat melanjutkan pendidikan di jalur formal.
Karena itu, dukungan dari pemerintah dinilai sangat penting untuk menjaga semangat belajar mereka.
Menurutnya, kesetaraan akses pendidikan harus mencakup semua jalur, baik formal maupun nonformal. Program ini pun diharapkan dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung keberlangsungan pendidikan.
“Harapan kami tentu agar tidak ada perbedaan perlakuan, karena semua anak berhak mendapatkan dukungan yang sama,” tutupnga. (MH/ADV)

















