CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Persiapan menghadapi FLS3N 2026 dilakukan serius SD Negeri 006 Bontang Selatan.
Salah satu strategi yang diterapkan yakni latihan malam untuk peserta cabang tari.
Pola latihan ini dipilih agar pembinaan lebih fokus dan tidak mengganggu kegiatan belajar siswa di sekolah. Selain itu, waktu latihan lebih leluasa untuk mematangkan koreografi dan kekompakan tim.
Sekolah menilai strategi ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas penampilan peserta saat lomba berlangsung.
Koordinator Lomba SDN 006 Bontang Selatan Zakia Nur Masruroh menyebut latihan malam menjadi upaya memperkuat kesiapan peserta secara menyeluruh.
“Kami menambah intensitas latihan karena ingin anak-anak tampil lebih matang. Latihan malam membuat proses pembinaan lebih optimal, terutama untuk penyempurnaan gerak dan ekspresi,” katanya, Rabu (22/4/2026).
Menurut dia, semangat siswa juga menjadi faktor utama yang membuat persiapan berjalan baik. Dengan dukungan pembinaan yang konsisten, sekolah optimistis dapat bersaing di ajang tahun ini.
Latihan malam, lanjut dia, juga dimanfaatkan untuk simulasi penampilan agar siswa terbiasa tampil dalam formasi utuh sebagaimana saat perlombaan berlangsung.
“Kami samgat berharap pola pembinaan yang lebih disiplin ini dapat memberi dampak positif, tidak hanya pada hasil lomba, tetapi juga pada perkembangan karakter dan tanggung jawab siswa,” tutupnya. (MH/ADV)

















