BONTANG – Rencana pembangunan lapangan mini soccer di Kelurahan Kanaan mulai menemukan arah yang lebih jelas.
Aspirasi warga yang sejak lama menginginkan fasilitas olahraga tersebut kini mendapat dukungan dari DPRD Bontang.
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, menilai wilayah Kanaan memiliki potensi yang layak dikembangkan sebagai ruang aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Proses Administrasi Jadi Kunci Utama
Dalam kegiatan reses di Sekretariat Pemuda Bontang Barat, Rabu (29/4/2026), Andi Faiz menjelaskan bahwa tahapan penting yang harus segera dituntaskan adalah legalitas lahan.
Dia menyebut, tanpa adanya dokumen hibah yang sah, penggunaan anggaran daerah untuk pembangunan belum dapat dilakukan secara optimal.
“Lahannya sudah sangat potensial, tinggal memastikan legalitas hibahnya agar pembangunan bisa masuk dalam skema APBD,” jelasnya.
Dorong Penyelesaian Lewat Dialog
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan pemilik lahan agar proses berjalan lancar.
Menurutnya, kesepakatan bersama akan menjadi dasar kuat untuk melanjutkan pembangunan fasilitas tersebut.
Pemerintah kota, lanjutnya, siap memfasilitasi setiap proses yang dibutuhkan selama ada kesepahaman dari semua pihak.
“Jika sudah ada kesepakatan, kita bisa segera dorong pelaksanaan pembangunannya,” ujarnya.
Kondisi lahan di Kanaan disebut cukup ideal sehingga tidak memerlukan pekerjaan awal yang berat.
Hal ini dinilai dapat membuat penggunaan anggaran lebih efisien dan bisa dialihkan untuk kelengkapan fasilitas lain.
Saat ini, fasilitas serupa baru tersedia di Kelurahan Satimpo yang sudah lebih dulu memiliki lapangan mini soccer berbasis pemerintah.
Dengan selesainya proses hibah, Kanaan berpeluang menyusul sebagai wilayah berikutnya yang memiliki sarana olahraga modern.
Andi Faiz berharap seluruh proses dapat segera menemukan titik akhir agar manfaatnya bisa cepat dirasakan masyarakat.
“Yang terpenting adalah kebersamaan. Kalau semua sudah sepakat, fasilitas ini bisa segera terwujud untuk kepentingan warga Kanaan,” pungkasnya. (*/Nwl)

















