BONTANG – Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib Fraksi Nasdem mengingatkan agar Dishub mencari peluang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bontang.
Menurutnya, Bontang saat ini mengalami penurunan APBD, sehingga Dinas Perhubungan harus menciptakan peluang yang dapat meningkatkan PAD.
Tak hanya itu, Sahib juga menyoroti kebijakan negara yang memotong dana transfer pusat terhadap Bontang yang dipangkas hingga 50 persen.
“Kita tahu sendiri penghasilan PT Badak LNG dan PT PKT tidak ada perubahan mestinya Bontang tidak sama dengan wilayah lainnya,” ujarnya, Senin (4/5/2026).
Ia menyebut harusnya perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat diambil dengan pertimbangan rasional.
Dari kondisi tersebut, ia meminta terhadap Komisi C, dinas Perhubungan dan pihak terkait untuk mencari potensi lain guna tetap memaksimalkan kondisi ekonomi daerah.
“Seluruh mitra kerja Komisi C, seperti Dishub harus kuat-kuat pendapatan kita sendiri,” ungkapnya
Ia juga menyampaikan bahwa pemkot Bontang harus kerja keras. Katanya, ia harus mendatangi pusat atau kementerian guna jemput bola agar terhindar dari dampak yang lebih signifikan akibat kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Lebih lanjut, ia mengatakan dishub perlu melebarkan pendapatan retribusi, tidak hanya pada ranah parkiran tapi dilain hal juga penting untuk dilakukan.
Ia juga mengingatkan agar dana untuk Dishub yang berkisar 32 milyar dapat digunakan dengan baik. Dimana saat ini penggunaannya selama 4 bulan hanya 5 milyar atau sekitar 17 persen.
“Bagaimana nanti sisa uang itu bisa dimanfaatkan sesuai dengan program yang ada,” tangkasnya. (*/Niwl)

















