KUTIM – Polres Kutai Timur menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU, yakni SPBU Kabo, SPBU STC, SPBU Kilometer 1, dan SPBU Pendidikan.
Dalam sidak tersebut, petugas menemukan praktik pengisian BBM berulang oleh kendaraan yang sama dalam satu hari.
Temuan itu dinilai berpotensi memicu penyalahgunaan BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.
Pengawasan dipimpin IPTU Alief D bersama enam personel dengan melakukan pemantauan langsung terhadap proses pengisian BBM jenis Pertalite, mulai dari operator, pengendara, hingga sistem pengawasan di SPBU.
Selain melakukan pengawasan, kepolisian juga memberikan sosialisasi kepada pengendara dan pengawas SPBU agar penyaluran BBM subsidi dilakukan tepat sasaran.
Polisi meminta pengawas SPBU lebih aktif serta segera menindak jika menemukan aktivitas mencurigakan di lapangan.
Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto menegaskan, pemantauan distribusi BBM subsidi akan dilakukan secara rutin guna mencegah penyalahgunaan.
“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi. Jika ditemukan pelanggaran, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan dugaan penyelewengan di SPBU.
“Pengawasan bersama penting agar BBM subsidi benar-benar tepat sasaran,” pungkasnya. (*/Arya)
















