CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Inovasi aplikasi pembelajaran berbasis video bernama “Sibibu” atau Sistem Informasi Belajar Inklusif mengantarkan Kepala SD Negeri 003 Bontang Utara, Abdillah, meraih juara 1 GTK Transformatif tingkat nasional tahun 2025.
Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai media pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus agar lebih mudah memahami materi melalui pendekatan visual dan praktik langsung.
Abdillah mengatakan inovasi itu berangkat dari kebutuhan siswa inklusi yang memiliki pola belajar berbeda dibandingkan siswa lainnya.
Karena itu, metode pembelajaran konvensional dinilai perlu dikombinasikan dengan media yang lebih sederhana dan interaktif.
“Kami melihat anak-anak inklusi lebih mudah memahami materi lewat gambar dan contoh nyata. Dari situ muncul ide membuat media pembelajaran berbasis video,” katanya, Sabtu (9/5/2026).
Melalui aplikasi Sibibu, siswa dapat mengakses berbagai video pembelajaran yang dirancang khusus dengan tampilan sederhana dan mudah dipahami. Kontennya dibuat singkat agar siswa tidak cepat kehilangan fokus saat belajar.
Video yang tersedia mencakup pembelajaran akademik dasar hingga keterampilan sehari-hari seperti memakai pakaian, mengikat sepatu, dan aktivitas mandiri lainnya.
Dalam proses pembuatan video, sekolah juga melibatkan siswa reguler sebagai model pembelajaran. Pendekatan tersebut dilakukan agar siswa inklusi lebih mudah meniru gerakan maupun instruksi yang diperagakan.
“Video bisa diputar berulang kali, jadi anak-anak dapat belajar sesuai ritme mereka sendiri tanpa merasa terburu-buru,” jelas Abdillah.
Tak hanya membantu siswa, aplikasi itu juga memberikan kemudahan bagi orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah. Orang tua dapat memahami cara guru menyampaikan materi sehingga pembelajaran menjadi lebih selaras.
Inovasi tersebut dinilai mampu membantu meningkatkan kemampuan dasar siswa inklusi, terutama dalam literasi dan numerasi melalui metode pembelajaran yang lebih adaptif dan ramah anak. (MH/ADV)

















