CUITANKALTIM.COM, BONTANG – SMP Negeri 3 Bontang menciptakan lingkungan sekolah yang religius melalui berbagai kegiatan ibadah rutin yang dijalankan setiap hari oleh para siswa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rahayu Novita mengatakan pembiasaan tersebut dilakukan untuk membangun karakter peserta didik sejak dini.
Ia menuturkan, sebelum pembelajaran dimulai siswa muslim terlebih dahulu melaksanakan tadarus Al-Quran di kelas masing-masing.
“Kami ingin anak-anak memulai hari dengan kegiatan yang positif dan menenangkan,” katanya, Kamis (21/5/2026).
Di sisi lain, siswa nonmuslim juga tetap mendapatkan pendampingan ibadah dari guru agama sesuai keyakinan masing-masing.
Menurut Rahayu, sekolah berupaya memberikan ruang yang setara agar seluruh siswa dapat menjalankan kegiatan spiritual dengan nyaman.
Selain kegiatan pagi, sekolah juga rutin menggelar salat zuhur berjamaah sebagai bagian dari pembentukan kebiasaan ibadah di sekolah.
Pihak sekolah bahkan melakukan pendataan terhadap siswi yang sedang berhalangan mengikuti ibadah untuk memastikan kehadiran mereka tetap terpantau.
“Semua kami lakukan dalam rangka pembinaan dan pengawasan supaya kegiatan berjalan tertib,” paparnya.
Ia menilai pendidikan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, dan etika para pelajar di lingkungan sekolah. (MH/ADV)

















