CUITANKALTIM.COM, BONTANG – SD Negeri 002 Bontang Barat optimistis dapat meraih predikat Adiwiyata meski masih menghadapi berbagai tantangan dalam penataan lingkungan sekolah.
Kepala SDN 002 Bontang Barat, Suhartini, mengatakan pihak sekolah saat ini terus melakukan berbagai persiapan untuk memenuhi indikator penilaian sekolah peduli lingkungan tersebut.
“Insya Allah kami optimistis karena memang dari awal kami berjuang dari nol untuk menuju Adiwiyata,” ujarnya kepada redaksi.
Menurutnya, sekolah juga berencana meminta pendampingan dan masukan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang terkait hal-hal yang masih perlu dipersiapkan.
Suhartini menyebut pihaknya akan mengundang perwakilan DLH yang selama ini menangani program Adiwiyata untuk memberikan arahan secara langsung.
“Kami berencana mengundang dari DLH supaya mendapat masukan apa saja yang harus dipersiapkan untuk Adiwiyata,” katanya.
Ia menjelaskan, komitmen menuju sekolah Adiwiyata juga telah dimasukkan dalam program sekolah, mulai dari perencanaan lingkungan hingga kurikulum pembelajaran.
Menurutnya, nilai-nilai kepedulian lingkungan saat ini sudah mulai diterapkan dalam visi dan misi sekolah.
“Di kurikulum juga sudah kami masukkan, termasuk di visi misi sekolah,” jelasnya, Jumat (22/5/2026).
Meski demikian, Suhartini mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi karena sekolah tersebut tergolong baru dan kondisi lahannya cukup sulit untuk penghijauan.
Ia mengatakan tanah di lingkungan sekolah memiliki kadar zat asam yang tinggi sehingga tanaman sulit tumbuh dengan baik.
“Kami sudah coba tanam berbagai tanaman, bahkan sudah ditimbun tanah satu karung, tetapi tetap banyak yang mati,” ungkapnya.
Meski menghadapi kendala tersebut, pihak sekolah mengaku tetap semangat melakukan penataan lingkungan sedikit demi sedikit demi mewujudkan sekolah yang lebih hijau dan nyaman. (MH/ADV)

















