CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Area bekas gedung lama di SMP Negeri 2 Bontang direncanakan akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) berupa taman sekolah.
Program tersebut disebut merupakan usulan langsung dari Wali Kota Bontang saat melakukan kunjungan ke sekolah.
Pemerintah Kota (Pemkot)Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp28,8 juta untuk mendukung pembangunan taman tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 2 Bontang, Jumadi, mengatakan pihak sekolah menyambut baik rencana penataan lingkungan tersebut karena dinilai akan memberikan suasana baru bagi sekolah.
“Ini awalnya merupakan usulan Bunda Neni ketika datang berkunjung ke sekolah,” ujarnya kepada redaksi, Kamis (21/5/2026).
Menurutnya, area bekas bangunan lama selama ini sudah tidak lagi dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, lahan tersebut dianggap lebih tepat jika dijadikan taman sekolah.
Jumadi mengatakan keberadaan ruang terbuka hijau akan memberikan dampak positif terhadap lingkungan belajar siswa. Selain membuat sekolah terlihat lebih asri, taman juga bisa dimanfaatkan sebagai area bersantai maupun belajar.
“Kalau nanti terealisasi tentu lingkungan sekolah akan terlihat lebih nyaman dan tertata,” katanya.
Meski demikian, pihak sekolah masih menunggu proses pengerjaan dari pemerintah daerah. Terlebih di tengah kondisi efisiensi anggaran yang saat ini dilakukan di sejumlah sektor.
“Kami berharap rencana ini tetap bisa berjalan walaupun saat ini ada efisiensi anggaran,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Nuryadi Bakhtiar, menjelaskan proyek pembangunan taman telah masuk dalam rencana pengerjaan tahun 2026.
Ia mengatakan waktu pelaksanaan pekerjaan diperkirakan berlangsung selama 30 hari kalender setelah proses dimulai.
Nuryadi menambahkan, pembangunan maupun rehabilitasi fasilitas sekolah dilakukan berdasarkan kebutuhan yang diajukan masing-masing satuan pendidikan.
“Karena kondisi setiap sekolah berbeda, maka prioritas pembangunan juga menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” terangnya. (MH/ADV)

















