CUITANKALTIM.COM, BONTANG – Kolaborasi antara SDN 011 dan SDN 006 Bontang Selatan tidak hanya berdampak pada aspek administratif, tetapi juga memberikan kontribusi besar dalam pembentukan karakter siswa melalui pembelajaran kolaboratif.
Kegiatan bersama yang rutin dilakukan, seperti upacara bendera dan senam pagi, menjadi ruang interaksi yang mempertemukan siswa dari kedua sekolah. Dalam momen tersebut, siswa tidak hanya mengikuti kegiatan formal, tetapi juga belajar berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas.
Koordinator Kesiswaan SDN 011, Maria Ekawati, menilai bahwa interaksi lintas sekolah ini memiliki nilai penting dalam membangun kemampuan sosial siswa. Mereka belajar untuk saling menghargai, bekerja sama, serta memahami perbedaan yang ada.
Selain itu, kegiatan bersama juga melatih kedisiplinan dan rasa tanggung jawab, terutama ketika siswa mendapat kesempatan menjadi petugas upacara secara bergantian.
“Hal ini memberikan pengalaman yang lebih beragam dibandingkan jika kegiatan dilakukan secara terpisah,” terangnya, Kamis (21/5/2026).
Lingkungan yang kolaboratif seperti ini juga membantu siswa untuk lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain di luar kelompoknya sendiri. Kemampuan ini menjadi bekal penting dalam kehidupan sosial mereka di masa depan.
Dengan pendekatan ini, sekolah tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter yang utuh. Kolaborasi antar sekolah menjadi salah satu cara efektif untuk mencapai tujuan tersebut.
Ke depan, kegiatan kolaboratif ini berpotensi dikembangkan ke program lain, seperti lomba bersama atau kegiatan ekstrakurikuler lintas sekolah. (MH/ADV)

















