KUTIM, CUITANKALTIM.COM – Gelaran ajang sepak bola terbesar dunia, Piala Dunia FIFA 2026 diperkirakan akan menjadi tontonan yang penuh dengan antusiasme bagi pencinta bola, khususnya di Kutai Timur.
Kemeriahan tersebut terdapat potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan kerap memunculkan aktivitas judi bola, sehingga butuh pengawasan yang ketat.
Merespon hal tersebut, Polres Kutai Timur mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas terlarang seperti judi bola langsung maupun online.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengatakan perhelatan piala dunia mesti dijadikan sarana hiburan masyarakat.
Karena itu, perjudian harus dihindari karena melanggar hukum, dan membawa dampak buruk pada segala aspek.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kutai Timur agar tidak tergiur dengan berbagai bentuk taruhan yang menjanjikan keuntungan instan,” Sabtu (13/6/2026).
Dia menyebut ditengah perkembangan teknologi yang semakin canggih dan mudah di akses, dapat membawa pembawa pengaruh buruk bila tidak digunakan dengan baik.
Saat ini, kegiatan perjudian tidak hanya dilakukan secara langsung, namun juga melalui berbagai situs dan aplikasi online yang banyak memakan korban.
AKBP Fauzan Arianto menerangkan bahwa masyarakat yang melakukan judi online berawal dari coba-coba memasang taruhan dengan angka kecil hingga, hingga akhirnya kecanduan judi online.
Dari kegiatan tersebut telah banyak memakan korban dan telah mengalami kerugian finansial serta terlilit hutang. Sebab, perjudian bukan jalan mendapatkan keuntungan, namun dapat memicu masalah sosial.
“Seperti konflik keluarga, gangguan ekonomi, hingga tindak kriminal lainnya. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk menjauhi segala bentuk perjudian,” katanya
Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya akan melakukan pengawasan dan penindakan terhadap praktek perjudian selama piala dunia 2026 berlangsung.
Selain itu, Kapolres Kutim itu juga menyampaikan agar masyarakat untuk melaporkan bila terdapat temuan aktivitas perjudian baik langsung maupun online ditengah masyarakat.
“Kerja sama masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari praktik perjudian,” katanya
Ia juga meningkatkan masyarakat agar menjadikan piala dunia 2026 ini sebagai momentum untuk melaksanakan kegiatan positif, seperti nobar yang membawa keakraban dan silaturahmi. (*/Arya)

















