PASER, CUITANKALTIM.COM – Sebanyak 308 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Fahmi Fadli di Pendopo Lou Bepekat, Jumat (26/6/2026).
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Paser memperkuat birokrasi berbasis sistem merit melalui Manajemen Talenta.
Ratusan ASN tersebut terdiri dari 38 pejabat administrator, 12 pejabat pengawas, 243 PNS yang telah berstatus 100 persen dan diangkat dalam jabatan fungsional, serta 15 pejabat fungsional yang beralih dari jabatan pelaksana.
Fahmi menegaskan, seluruh pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara melalui sistem Manajemen Talenta.
Menurutnya, pelantikan ini menjadi kali kedua diterapkan di Kabupaten Paser sebagai bentuk komitmen membangun birokrasi yang profesional.
“Ini pelaksanaan kedua melalui sistem Manajemen Talenta,” katanya.
Tak hanya melantik, Fahmi juga memberi pekerjaan rumah kepada sejumlah pejabat yang baru mendapat amanah.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan diminta mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang sebelumnya berhasil diraih Kabupaten Paser.
Sementara tiga camat yang baru dilantik, yakni Camat Long Kali, Batu Engau, dan Long Ikis, diminta bekerja lebih keras. Ketiga kecamatan itu memiliki wilayah yang luas, bahkan Long Kali dan Long Ikis memiliki jumlah desa terbanyak sehingga membutuhkan kepemimpinan yang kuat.
“Wilayahnya luas, tantangannya juga besar,” ujarnya.
Perhatian khusus juga diberikan kepada Lurah Kuaro. Fahmi mengingatkan pentingnya memahami karakter masyarakat karena lurah menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik.
“Pahami karakter masyarakat yang dilayani,” pesannya.
Kepada para PNS yang baru diambil sumpah serta pejabat fungsional, Fahmi mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
Dia meminta seluruh ASN terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta mengamalkan nilai dasar ASN BerAKHLAK demi mendukung visi Paser TUNTAS.
“Pelantikan ini adalah awal tanggung jawab,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Fahmi juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah segera menjalankan kebijakan efisiensi belanja APBD Tahun Anggaran 2026.
Menurutnya, langkah itu penting untuk memperkuat tata kelola keuangan yang efektif, efisien, dan akuntabel demi mempercepat terwujudnya Kabupaten Paser yang Tangguh, Unggul, Transformatif, Adil, dan Sejahtera.
“Segera lakukan efisiensi belanja APBD 2026,” tutupnya. (*/Red)















