SAMARINDA, CUITANKALTIM.COM – Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Untung Surapati, Gang KBB, RT 08, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Minggu (19/7/2026).
Peristiwa yang terjadi di kawasan belakang SMPN 10 Samarinda, tidak jauh dari Universitas Terbuka Samarinda, menghanguskan lima unit rumah warga.
Berdasarkan data sementara dari relawan di lokasi, sebanyak tujuh kepala keluarga dengan total 28 jiwa terdampak akibat musibah tersebut.
“Pendataan sementara menunjukkan ada tujuh kepala keluarga atau 28 warga yang terdampak kebakaran ini,” ujar petugas Damkar Samarinda, dikutip katakaltim.com, Senin (20/7/2026).
Api berhasil dipadamkan setelah proses penanganan berlangsung sekitar satu setengah jam. Selama upaya pemadaman, aliran listrik di sekitar lokasi turut diputus demi alasan keselamatan.
Tidak ada korban meninggal dunia dalam kejadian ini. Namun, tiga relawan dilaporkan mengalami luka saat bertugas, sementara seorang warga sempat mengalami sesak napas dan mendapat penanganan di lokasi.
Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang berasal dari salah satu rumah warga.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.
“Informasi awal mengarah pada dugaan arus pendek listrik, tetapi penyebab pastinya masih didalami oleh pihak berwenang,” kata relawan.
Proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan pasokan air dan banyaknya warga yang memadati area kebakaran sehingga menyulitkan akses petugas.
Dalam penanganan insiden tersebut, sebanyak 12 unit mobil tangki dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan bersama PMK swasta diterjunkan ke lokasi.
Selain itu, relawan juga mengoperasikan 24 unit mesin pemadam portabel untuk mempercepat proses pemadaman.
Diketahui, hingga Senin (20/7/2026), belum ada keterangan resmi mengenai besaran kerugian materi yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. (*/Red)

















