BONTANG – Kepulan asap tebal mendadak membuat panik lingkungan PDAM Bontang di Kilo 6, Rabu (10/6/2026) malam.
Gudang penyimpanan milik PDAM dilaporkan terbakar diduga akibat konsleting listrik hingga api sempat membesar di dalam ruangan.
Peristiwa itu pertama kali diketahui saat petugas jaga mencium bau asap ketika sedang berada di ruang jaga.
Tak lama berselang, asap pekat terlihat keluar dari arah gudang yang saat itu dalam kondisi terkunci.
Laporan kemudian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang melalui layanan darurat 113 pada pukul 19.35 WITA oleh pelapor Muh. Imam Syafi’i.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang, Amiluddin mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat begitu laporan masuk.
“Begitu laporan diterima, regu langsung bergerak. Saat tiba di lokasi, api sudah terlihat berkembang di dalam gudang, namun masih bisa kami kendalikan agar tidak meluas,” ujarnya.
Petugas berangkat pukul 19.38 WITA dan tiba di lokasi sekitar pukul 19.50 WITA. Dalam waktu sekitar 20 menit, api berhasil dipadamkan dan dilakukan proses pendinginan hingga pukul 20.10 WITA.
Kondisi darurat sempat terjadi di lokasi. Karena pintu gudang terkunci dan api mulai membesar, petugas terpaksa memecahkan kaca pintu untuk membuka akses masuk ke dalam ruangan.
Setelah akses terbuka, petugas PDAM dan tim gabungan langsung melakukan pemadaman awal menggunakan selang air kecil yang tersedia di lokasi, sembari menunggu kedatangan armada Damkar.
Dalam penanganan tersebut, Regu 4 Mako dan Regu 4 Bontang Barat dikerahkan, didukung mobil supply serta unit medium pressure.
Unsur PLN juga turut membantu untuk memastikan tidak ada potensi bahaya dari instalasi listrik.
“Alhamdulillah sudah dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.
Hingga kini, lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali. (*/Niwil)
















