BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang meninjau proyek pembangunan lapangan mini soccer di kawasan HOP, Senin (27/10/2025).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai rencana. Para legislator juga memeriksa langsung bahan bangunan yang digunakan di lapangan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, menegaskan agar pekerjaan dilakukan dengan benar.
“Kalau proyek ini bermasalah, semua bisa kena dampaknya. Jadi harus hati-hati,” ujarnya.
Dia meminta Dinas PUPR memeriksa kembali kualitas setiap material.
“Mohon dicek satu per satu. Pastikan semua sesuai spesifikasi,” pesannya.
Politisi NasDem itu menekankan agar kontraktor bekerja dengan tanggung jawab.
“Jangan hanya kejar untung. Yang penting hasilnya bagus dan bisa dinikmati lama,” tuturnya.
Kepala Dinas PUPR Bontang, Much Cholis Edy Prabowo, menyebut progres proyek sudah melebihi target.
“Saat ini sudah mencapai 66 persen. Targetnya 63 persen, jadi masih lebih cepat,” katanya.
Menurutnya, kontrak proyek akan selesai pada 24 Desember 2025.
“Durasi kerja 170 hari sejak 7 Juli 2025. Semua alat dan bahan sudah siap,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa proyek ini bersumber dari APBD Kota Bontang 2025 dengan nilai Rp10,93 miliar.
“Kami optimis bisa selesai tepat waktu. Rumputnya juga kualitas bagus,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, menilai pekerjaan berjalan lancar.
“Progresnya positif. Sekarang tinggal pasang jaring, karpet, dan lampu,” ungkapnya.
Dirinya berharap fasilitas olahraga tersebut bisa segera digunakan oleh warga.
“Selain mini soccer, nanti ada lapangan voli dan basket. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya. (*/Ayb)

















