Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » Capaian Positif: Prevalensi Stunting Kutim Turun Menjadi 26 Persen Berdasarkan Hasil Survei Terkini

Capaian Positif: Prevalensi Stunting Kutim Turun Menjadi 26 Persen Berdasarkan Hasil Survei Terkini

by Redaksi Cuitan Kaltim
15 November 2025
in Kutai Timur, Pemerintahan, Umum
0
Kantor DPPKB Kutim

Kantor DPPKB Kutim. (Dok:Cuitan)

Share on Facebook

SANGATTA – Kabar menggembirakan datang dari upaya penanganan stunting di Kabupaten Kutai Timur.

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) terbaru yang dirilis, angka prevalensi stunting di wilayah ini menunjukkan tren penurunan yang signifikan.

Data terkini menunjukkan bahwa tingkat stunting Kutim telah turun dari sebelumnya 29 persen menjadi 26 persen.

Dari angka total tersebut, sebanyak 6,3 persen masuk dalam kategori gizi sangat buruk atau sering disebut seperlay, sementara sisanya yang sekitar 20 persen diklasifikasikan sebagai stunting umum.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Achmad Junaidi, menyambut baik hasil survei ini.

Dia menegaskan bahwa penurunan angka stunting ini bukanlah pencapaian yang instan, melainkan buah dari kerja sama dan sinergi yang solid dari berbagai pihak.

Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta peran aktif masyarakat melalui Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dinilai sebagai faktor kunci keberhasilan.

“Kita bersyukur angka stunting menurun 2 hingga 3 persen. Target kita tahun depan dua digit, minimal 24 persen,” ujarnya, menyampaikan rasa syukur sekaligus mencanangkan target yang lebih ambisius untuk tahun mendatang,” Sabtu 15 November 2025.

Menurut Junaidi, pendekatan penanganan stunting haruslah komprehensif dan melibatkan banyak pemangku kepentingan.

Ia menekankan bahwa isu stunting terlalu kompleks untuk hanya dibebankan pada satu instansi saja. Kolaborasi yang erat dinilai sebagai kunci utama dalam mengintervensi keluarga berisiko stunting (KRS) secara efektif.

Berdasarkan data yang dimiliki, Kecamatan Sangatta Utara tercatat sebagai wilayah dengan jumlah keluarga berisiko tertinggi, mencapai sekitar 3.800 keluarga, yang kemudian disusul oleh Kecamatan Bengalon.

Dalam penanganannya, Junaidi menegaskan prinsip inklusivitas. “Siapa pun yang tinggal lebih dari enam bulan di Kutim tetap harus didata dan dilayani tanpa diskriminasi,” tegasnya, menekankan pentingnya pendataan yang menyeluruh dan pelayanan yang non-diskriminatif.

Junaidi juga memaparkan berbagai faktor risiko utama yang umumnya menyebabkan stunting. Faktor-faktor tersebut seringkali berkaitan dengan kondisi pasangan usia subur yang mengalami 4T, yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu dekat jarak kelahiran anak, dan terlalu banyak anak.

Di samping faktor reproduksi, masalah infrastruktur dasar seperti sanitasi yang tidak layak dan keterbatasan akses terhadap air bersih juga disebutkan sebagai penyebab utama yang memperparah kondisi stunting.

Untuk terus menekan angka stunting, Pemerintah Kabupaten Kutim telah dan akan terus menjalankan berbagai program strategis.

Dua di antaranya adalah program Seribu Rumah Layak Huni, yang bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal keluarga, dan program edukasi penggunaan alat kontrasepsi (KB) modern bagi keluarga berisiko, guna mengatur jarak dan jumlah kelahiran.

“Dengan kolaborasi yang solid, saya yakin Kutim bisa menurunkan angka stunting lebih cepat,” pungkasnya, menutup pernyataan dengan keyakinan yang teguh bahwa upaya kolektif akan membuahkan hasil yang lebih optimal dalam percepatan penurunan stunting. (ADV)

Post Views: 485
Tags: Data Stunting KutimPrevalensi Stunting Kutim
Share6Send

Related Posts

Rapat Operasi Timbang Lintas Sektor yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan

1.508 Balita Tercatat Stunting, Pemkot Bontang Gelar Operasi Timbang Serentak Pekan Depan

by Redaksi Cuitan Kaltim
6 Juni 2026
0
130

BONTANG - Pemerintah Kota Bontang akan menggelar operasi timbang serentak pada 9 hingga 13 Juni 2026 mendatang. Kegiatan ini dilakukan...

Next Post
Kantor DPPKB Kutim

DPPKB Kutim Gandeng Dinas Pendidikan Wujudkan Program Sekolah Lansia Berbasis Komunitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Prosesi pemakaman bayi yang meninggal dunia usai menjalani penanganan medis di RS Santa Elisabeth Bengalon.

    Kasus Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim Masih Diselidiki Polisi

    284 shares
    Share 114 Tweet 71
  • Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    823 shares
    Share 329 Tweet 206
  • Terendus dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu 10,22 Gram di Bontang

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Gerak-gerik Mencurigakan di Jalan HM Ardans Bontang, Dua Pria Dibekuk Polisi

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
Wali Kota lakukan pertemuan bersama BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan dan puluhan perusahaan di Bontang.

Neni Moerniaeni Ajak 30 Perusahaan Gotong Royong Selamatkan 15 Ribu Peserta BPJS yang Tak Lagi Ditanggung Pusat

21 Juli 2026
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bontang terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kelurahan dan rukun tetangga (RT)

PSI Bontang Genjot Struktur dan Rekrutmen, Targetkan 7.000 KTA Jelang Pemilu 2029

21 Juli 2026
Ilustrasi terduga pelaku kasus pencurian

Komplotan Pencuri Kabel hingga Tandon Air di Bontang Dibekuk, Tujuh Pelaku Ditangkap dalam Sehari

20 Juli 2026
Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Untung Surapati, Gang KBB, RT 08, Kelurahan Karang Asam Ulu,

Lima Rumah di Samarinda Ludes Terbakar, 28 Warga Terdampak

20 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang