Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan
No Result
View All Result
Cuitan Kaltim

Beranda » COP 30 Dinilai Gagal Tekan Ketergantungan Batu Bara Kaltim

COP 30 Dinilai Gagal Tekan Ketergantungan Batu Bara Kaltim

by Redaksi Cuitan Kaltim
16 November 2025
in Dinamika, Samarinda, Umum
0
Aksi penolakan terhadap kerusakan lingkungan yang digelar di area Sungai Mahakam (dok: XR Kaltim Bunga Terung)

Aksi penolakan terhadap kerusakan lingkungan yang digelar di area Sungai Mahakam (dok: XR Kaltim Bunga Terung)

Share on Facebook

SAMARINDA – Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-30 (COP 30) di Belem, Brasil, kembali menyoroti komitmen negara-negara dalam transisi energi.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusuma.

“Indonesia berkomitmen mempercepat transisi energi,” ujar Hashim dalam pernyataannya.

“Energi terbarukan dan perdagangan karbon menjadi fokus utama,” sambungya.

Namun, aktivis lingkungan di Kalimantan Timur menyampaikan pandangan berbeda.

“Transisi energi ini masih jauh dari harapan,” kata perwakilan Extinction Rebellion Kalimantan Timur (XR Kaltim Bunga Terung), dalam keterangan tertulis, Minggu 16 November 2025.

“Di lapangan, fosil tetap mendominasi. Produksi Batu Bara Terus Naik,” ungkpanya.

Kaltim masih menjadi provinsi penghasil batu bara terbesar di Indonesia.

“Produksi Kaltim mencapai 368 juta ton pada 2024,” ujar mereka.

“Itu setara 44 persen dari produksi nasional,” katanya lagi.

Peningkatan produksi ini juga berpengaruh pada kondisi hutan.

“Kaltim kehilangan 44 ribu hektare hutan pada 2024. Kutai Timur jadi wilayah deforestasi tertinggi,” kata aktivis XR Kaltim.

Proyek Transisi Energi Dinilai Menyimpang. XR Kaltim menilai proyek transisi energi sering menjadi alasan membuka kawasan baru.

“Hutan ditebang demi smelter dan proyek baterai. Transisi energi dipakai sebagai dalih,” jelas mereka.

Dana proyek transisi energi juga dinilai tidak tepat sasaran.

“Nilainya besar, tapi tidak menyentuh solusi. Lingkungan tetap rusak,”  kata XR Kaltim lagi.

Tiga Tuntutan XR Kaltim

XR Kaltim mengajukan tiga tuntutan utama.

“Kami minta pemerintah hentikan ketergantungan pada fosil. Termasuk pasokan batu bara untuk smelter nikel,” tuntutan mereka.

Tuntutan kedua adalah transparansi proyek transisi energi.

“Hentikan proyek tipu-tipu atas nama transisi energi. Harus adil dan berkelanjutan,” tegas mereka.

Tuntutan ketiga adalah pelibatan masyarakat.

“Masyarakat harus punya hak veto. Keputusan energi harus mendengar suara warga,” pungkas XR Kaltim. (*/Red)

Post Views: 865
Tags: Batu Bara KaltimExtinction Rebellion Kalimantan TimurProyek Transisi Energi NasionalXR Kaltim Bunga Terung
Share7Send

Related Posts

No Content Available
Next Post
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat di wawancara wartawan usai sidak proyek turap di Bontang

Wawali Pertanyakan Rilis BPS, Klaim Angka Pengangguran Bontang Tidak Setinggi Laporan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular News

  • Prosesi pemakaman bayi yang meninggal dunia usai menjalani penanganan medis di RS Santa Elisabeth Bengalon.

    Kasus Kematian Bayi di RS Santa Elisabeth Bengalon Kutim Masih Diselidiki Polisi

    279 shares
    Share 112 Tweet 70
  • Jadwal Kapal PELNI Juli 2026 dari Pelabuhan Bontang Resmi Dirilis, Catat Tanggal dan Rute Lengkapnya

    753 shares
    Share 301 Tweet 188
  • Mediasi Gugatan Perdata Basri Rase Kembali Dijadwalkan, Tergugat Siapkan Rekonvensi

    126 shares
    Share 50 Tweet 32
  • Gerak-gerik Mencurigakan di Jalan HM Ardans Bontang, Dua Pria Dibekuk Polisi

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Wali Kota Bontang Tekankan OPD Terus Perkuat Tata Kelola Data Pemerintahan

    86 shares
    Share 34 Tweet 22
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pelabuhan Semayang di Balikpapan

Jadwal Kapal Balikpapan – Surabaya April 2026, Dharma Lautan Utama Beroperasi Rutin

5 April 2026
Tahanan di Lapas Bontang Meninggal, Diduga Akibat Penganiayaan (Ist)

Tragedi di Lapas Bontang: Tahanan Meninggal, Penganiayaan Diduga

11 Maret 2025
Ketua PHM Udin Mulyono saat ditemui awak media

PHM Laporkan Salah Satu RT di Bontang Terkait Dugaan Politik Uang

8 November 2024
PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan - Parepare dan Balikpapan - Palu Februari - Maret 2026

PT DLU Rilis Jadwal Kapal Balikpapan – Parepare dan Balikpapan – Palu Februari – Maret 2026

23 Februari 2026
Penguyuban Ikabido Bontang NTB Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

Penguyuban Ikabido Bontang NTB, Tampilkan Busana Rimpu di Bontang City Carnaval

2
Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi (Penulis Wahdi)

Belajar Menulis Feature dari Pramoedya Ananta Toer dan Mahbub Djunaidi

2
Najirah saat ditemui wartawan

Kinerja Perumda AUJ dan PT LBB Tidak Maksimal, Ini Kata Najirah

1
Proyek Jalan di Semangko - Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

Proyek Jalan di Semangko – Kersik dengan Anggaran Rp36 M dari APBD Provinsi Kaltim 2025 Dibongkar, Usai Viral Dugaan Campuran Air Asin

1
AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim

AKBP Aryansyah Pimpin Polres Kutim, Berbekal Pengalaman Ungkap Kasus Siber Internasional

18 Juli 2026
Pogres pembagunan IKN

Basuki Beberkan Progres IKN, Jalan Tol hingga Kawasan Legislatif Masih Dibangun

17 Juli 2026
Barang bukti yang diamankan Polres Bontang

Terendus dari Laporan Warga, Polisi Bongkar Dugaan Peredaran Sabu 10,22 Gram di Bontang

17 Juli 2026
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat diwawancarai awak media

Tahun Ajaran Baru, Wali Kota Bontang Tekankan Guru Jaga Mutu Pendidikan

17 Juli 2026

Cuitan Kaltim

Cuitan Kaltim

KALTIM

SAMARINDA
BALIKPAPAN
BONTANG
KUKAR
KUTIM
KUBAR
MAHULU
PASER
PPU
BERAU

 

ADVERTORIAL

PEMERINTAHAN
CORPORATE
UMUM

EKONOMI

BISNIS
FINANCIAL
UMKM

DEMOKRASI

POLITIK
HUKUM
PEMILU
PILKADA
DINAMIKA

MORE

INTERNASIONAL
NASIONAL
LIFESTYLE
KESEHATAN
PENDIDIKAN

VISUAL

VIDEO
INFOGRAFIK

INFO

TENTANG KAMI
REDAKSI
INFO IKLAN
PEDOMAN MEDIA SIBER
SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
KODE PERILAKU PERUSAHAAN PERS
PEDOMAN PEMBERITAAN RAMAH ANAK

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Vision Web Development, Bontang

No Result
View All Result
  • Home
  • Kaltim
    • Balikpapan
    • Berau
    • Bontang
    • Kutai Barat
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Mahakam Ulu
    • Paser
    • Penajam Paser Utara
    • Samarinda
  • Advertorial
    • Pemerintahan
    • Umum
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Olahraga
    • UMKM
  • Visual
    • Opini
    • Video
  • Demokrasi
    • Dinamika
    • Hukum
    • Pemilu
    • Pilkada
    • Politik
  • More
    • Internasional
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Nasional
    • Pendidikan

© 2024, Cuitankaltim.com
Developed by Visi Media Teknologi, Bontang